Makassar, Estetika – Sejumlah mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengeluhkan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) yang belum bisa dilakukan melalui pesan WhatsApp, Kamis (22/7).
Karena adanya keluhan tersebut, Reporter Estetika melakukan wawancara terhadap Ketua Program Studi (Kaprodi) di FBS UNM, diantaranya adalah Kaprodi Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).
Diketahui dari Kalender Akademik UNM 2021/2022 bahwa jadwal pengisian KRS dan konsultasi penasihat akademik sudah dimulai sejak Kamis (1/7) lalu hingga Jumat (23/7) besok.
Menanggapi keluhan tersebut, Kaprodi BSI, Nensilianti, mengatakan bahwa adanya pembenahan kurikulum merupakan alasan Mata Kuliah belum diinput di SIA UNM.
“Adanya pembenahan kurikulum dan juga sembari menunggu pengumuman program Merdeka Belajar. Yang jelas tidak akan ada mahasiswa yang dirugikan dalam hal ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Kaprodi PBI, Chairil Anwar Korompot, mengungkapkan jadwal pengisian KRS akan menyusul paling lambat minggu depan.
“Kalau KRS memang menunggu keluarnya jadwal. Prodi-prodi baru saja disibukkan dengan peninjauan UKT, jadi jadwal menyusul paling lambat minggu depan,” tegasnya.
BACA JUGA: PEMBAYARAN UKT UNM TERAKHIR 23 JULI, WR II: BELUM ADA RENCANA PERPANJANGAN
Sementara itu, salah seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, Shinta Arnayanti, mengaku sempat mengalami kendala dalam mengisi KRS.
“Saya sudah membayar UKT beberapa hari yang lalu namun saya masih belum bisa mengisi KRS dikarenakan MK yang ditawarkan masih kosong. Hari ini saya sudah bisa mengisi KRS, namun masih ada prodi lain yang belum,” tuturnya.
Reporter: Ismawati & Ahmad Ardiansyah
