Rilis, Estetika – Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pengukuhan Anggota Baru dan Penutupan Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK) XXIX di Moncongsipolong, Bissoloro, Kabupaten Gowa, Jumat hingga Minggu (3–5/7) lalu.
PMP-OMK XXIX menghadirkan rangkaian kegiatan yang meliputi pembinaan intelektual dan organisasi, pengukuhan 46 anggota baru, penyerahan Nomor Registrasi Anggota (NRA) beserta kartu anggota, serta kegiatan outbound dan kebersamaan guna memperkuat solidaritas dan kerja sama antaranggota.
Ketua Panitia PMP-OMK XXIX, Ashabul Zikra, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut membekali peserta dengan kemampuan intelektual, karakter, dan semangat berorganisasi.
“Semoga nilai resiliensi, kerja sama, dan kemampuan beradaptasi yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam organisasi maupun kehidupan sehari-hari,” sebutnya.
Di sisi lain, Ketua Umum LPM Penalaran UNM periode 2025–2026, Muhammad Ammar Latif, mengatakan bahwa pengukuhan Angkatan XXIX menjadi awal tanggung jawab anggota baru dalam melanjutkan estafet organisasi.
“Pengukuhan ini menjadi awal perjalanan anggota baru untuk belajar, berproses, dan berkontribusi bagi LPM Penalaran UNM,” katanya.
Sementara itu, salah seorang Demisioner LPM Penalaran UNM, Mujahid Zulfadli Aulia Rahman, menilai pengukuhan menjadi awal pengabdian anggota baru di LPM Penalaran UNM.
“PMP-OMK XXIX memang telah berakhir, tetapi proses belajar dan pengabdian di LPM Penalaran baru saja dimulai,” tutupnya.
Rilis: LPM Penalaran UNM
