Rilis, Estetika – LPM Penalaran UNM mengadakan Pembukaan dan Technical Meeting I PMP-OMK XXIV di Convention Hall FIP UNM dan via Zoom, Sabtu (9/10).
Sebanyak 374 calon peserta lolos ke tahap selanjutnya dengan mengikuti Pembukaan dan Technical Meeting l yang akan membahas mekanisme tes yang akan dilalui peserta, yakni Tes Minat Penelitian dan Keorganisasian, Tes Pengetahuan Dasar Penelitian, dan Tes Keorganisasian serta Esai Ilmiah.
Kegiatan ini mengusung tema “Aktualisasi Insan Inovatif yang Beretika dalam Riset dan Keorganisasian” yang dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III), Sukardi Weda, Pembina LPM Penalaran UNM, Labusab, pendamping LPM Penalaran UNM, alumni dan anggota LPM Penalaran UNM, Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia (ILP2MI) Regional V, pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-UNM, pihak sponsor, media partner, serta calon peserta.
Adapun Pembukaan dan Technical Meeting I ini dirangkaikan dengan Talkshow yang mengusung tema “Inovasi dan Kreasi Riset Generasi Z dalam Menghadapi Permasalahan di Era Pandemi” dengan mengahdirkan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama UNM, M. Ichsan Ali sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia PMP-OMK XXIV, Muhammad Zulfadhli, mengatakan bahwa setelah Technical Meeting, para peserta masih melewati tahap seleksi.
“Setelah Technical Meeting I, calon peserta akan melewati tahap seleksi selama tiga hari untuk kemudian dinyatakan secara resmi sebagai peserta PMP-OMK XXIV,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPM Penalaran, Nopri Hidayat, berharap agar peserta yang lolos dapat menjadi generasi nalar yang inovatif dan beretika dalam riset dan keorganisasian.
“Semoga lahir generasi nalar yang inovatif, beretika baik dalam riset dan keorganisasian, serta bisa membanggakan UNM, khususnya LPM Penalaran UNM,” harapnya.
Di sisi lain, WR III, Sukardi Weda, mengapresiasi kegiatan ini karena akan memperoleh manfaat bagi calon pemimpin.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena calon peserta akan memperoleh manfaat yang luar biasa sebagai calon pemimpin dan penerus bangsa kedepannya,” ungkapnya.
Rilis: LPM Penalaran UNM
