Makassar, Estetika – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Estetika Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) membahas manajemen kepanitiaan dalam Self Improvement Class (SIC) di Time Cafe, Kamis (10/10).
Diskusi yang dirancang oleh Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ini bertujuan untuk membekali Pengelola LPM Estetika FBS UNM dengan keterampilan tata kelola kepanitiaan.
Pemateri SIC, Nur Alam, menjelaskan bahwa manajemen kepanitiaan adalah proses membangun struktur melalui penerapan aturan, sistem, dan koordinasi yang baik.
“Aturan, sistem, dan koordinasi ini yang akan digabungkan menjadi kesatuan yang dinamakan manajemen,” jelas Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2023-2024 tersebut.
Lebih lanjut, Alam juga menegaskan bahwa kunci utama dalam menjalankan kepanitiaan yang baik terletak pada pemberian arahan mengenai manajemen kepanitiaan oleh Screening Committee (SC) dan pengelola inti kepada seluruh panitia.
“Jika SC dan pengelola inti mengelola dengan baik peraturan dan sistemnya, maka koordinasi dalam menjalankan kepanitiaan juga akan lancar,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Divisi (Kadiv) Litbang, Edward Tobi, menuturkan bahwa tujuan diadakannya diskusi ini untuk mengembangkan kualitas keterampilan Pengelola LPM Estetika dalam mengelola kepanitiaan.
“Agar pengelola juga dapat meningkatkan kualitasnya ketika menjalankan kepanitiaan,” tuturnya.
Reporter: Fahira Raihani Ananda. S
