Rilis, Estetika – Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar mengadakan Pelatihan Daur Ulang Sampah kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (17/11).
Kegiatan yang berkolaborasi dengan komunitas GreenMakers by Mall Sampah ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Bonto Biraeng mengenai pemilahan sampah dan daur ulang yang dapat dijadikan sebagai wirausaha.
Pemateri, Firda Irianti Arifin, menerangkan bahwa perubahan iklim dapat menimbulkan krisis ekonomi.
“Apabila perubahan iklim terjadi, perekonomian di Indonesia semakin sulit karena produksi yang berkurang menjadikan harga barang jadi mahal dan membuat Indonesia mengalami krisis Ekonomi,” jelas mahasiswa angkatan 2017 tersebut.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa sampah dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, non-organik, dan sampah B-3.
“Sampah organik adalah sampah yang cepat terurai dan berasal dari makhluk hidup, seperti daun kering, kertas, sisa makanan, dll. Kalau sampah yang berasal dari plastik dan tidak dapat terurai, dapat dikategorikan sebagai sampah non-organik. Sedangkan sampah yang yang berbahaya dan beracun seperti baterai dan obat obatan dapat dikategorikan sebagai sampah B-3,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Rukun Warga (RW) 003, Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Tajudin Zaenal Arifin, berharap agar pelatihan seperti ini dapat dilakukan kembali di tingkat Rukun Tetangga (RT).
“Karena kegiatan ini memilki batasan waktu, saya berharap agar kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali di tingkat RT agar warga dapat memilki banyak waktu untuk menambah wawasan mereka terkait pemilahan dan daur ulang Sampah,” tutupnya.
Rilis: Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar
