Makassar, Estetika – Lembaga Transformasi Intelektual Mahasiswa (eLTIM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) memantik minat baca dan diskusi mahasiswa melalui Festival Literasi di Kampus FBS UNM, Minggu-Selasa (3-5/3).
Mengangkat tema “Free Ur Mind”, kegiatan ini menyoroti banyaknya pembatasan-pembatasan publik yang membuat mahasiswa tidak terlatih untuk terbuka secara pikiran.
Suasana saat berlangsungnya Malam Sastra pada Festival Literasi eLTIM di Lapangan Basket FBS UNM, Selasa (5/3). Foto: Raodatul Jannah/estetikapers.
Ketua Panitia Festival Literasi, Nur Indah, menjelaskan bahwa festival ini diadakan karena rendahnya minat literasi dan kemampuan menyampaikan pikiran serta gagasan di kalangan mahasiswa.
“Kami merasa resah dengan kurangnya minat literasi para mahasiswa, “jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Umum eLTIM, Ajma Aulia, mengatakan bahwa output yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, yakni peserta dapat meningkatkan kemampuan literasi dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk mencintai buku.
Ia berharap peserta dapat mengenal beberapa komunitas literasi di Makassar untuk membuka peluang diskusi baru.
“Kami berharap peserta dapat melatih kemampuan literasinya, baik itu diskusi, membaca, dan menulis,” katanya.
Sementara itu, salah seorang peserta seminar literasi, Ebu Kliwunkir Rajawanti, menuturkan bahwa kegiatan semacam ini perlu dipertahankan dan media yang digunakan juga harus beragam untuk menarik minat mahasiswa.
“Harus dipertahankan karena setidaknya masih ada satu dua orang yang mau serius untuk belajar,” tuturnya.
Adapun rangkaian Festival Literasi ini terdiri dari ruang bicara masyarakat latah dan minim literasi, book club, seminar literasi, ruang bicara peran perpustakaan kampus, ruang bicara sastra dan perlawanan, ruang bicara buku atau e-book ekologi, dan malam sastra.
Reporter: Armi Fadilah & Esse Shalsadilla
