UNM

BEM KEMA FPSI GELAR WEBINAR NASIONAL GUNA TINGKATKAN KESADARAN MENGENAI KESEHATAN MENTAL

Makassar, Estetika – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KEMA) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar webinar nasional via Zoom, sabtu (22/1).

Mengangkat tema “yang Muda yang Peduli”, webinar ini menghadirkan Nana Alhamid selaku founder Soulhealer. Id dan Rahmat Permadi selaku founder dan Direktur Psikomorfosa sebagai pemateri yang dihadiri oleh 116 peserta.

Suasana saat berlangsungnya Webinar Nasional via Zoom, Sabtu (22/1). Foto: Tangkapan Layar/Estetikapers.

Pemateri pertama, Nana Alhamid, mengungkapkan bahwa keadaan mental masyarakat Indonesia mulai membaik, namun belum didukung dengan jumlah tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, dan pemahaman tentang kesehatan mental yang masih minim.

“Kondisi mental di Indonesia sudah mulai membaik tapi masih kurang ideal dengan jumlah tenaga kerja kesehatan mental yang masih minim, fasilitas yang kurang. Stigma masyarakat tentang kesehatan mental serta pemahaman mengenai kesehatan mental yang minim,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tentang kesehatan mental dan kesehatan fisik manusia yang merupakan dua hal yang saling berpengaruh.

“Kesehatan fisik dan kesehatan mental saling berpengaruh, kalau kesehatan mental kita baik maka kesehatan fisik kita baik, begitu juga sebaliknya” jelasnya.

Di sisi lain, Pemateri kedua, Rahmat permadi, menuturkan bahwa kesehatan mental akan terganggu jika pikiran, perasaan, dan perilaku sedang bermasalah.

“Jika salah satu dari pikiran, perasaan, serta perilaku bermasalah, maka bisa dikatakan kesehatan mentalnya sedang tidak baik,” tuturnya.

Reporter: St. Marjani

Related posts

WD III FMIPA UNM RESMI TUTUP GRAVITASI 2020 HMJ FISIKA

LPM Estetika FBS UNM
November 26, 2020

HMJ MATEMATIKA FMIPA UNM GELAR PENUTUPAN SEKALIGUS PENGUMUMAN JUARA GEOMETRI 2020

LPM Estetika FBS UNM
November 25, 2020

UNM MENJADI TUAN RUMAH RAPIMNAS IKAHIMATIKA 2018 SE-INDONESIA

LPM Estetika FBS UNM
January 24, 2018
Exit mobile version