TUNTUT TIGA HAL, ALIANSI MAHASISWA UNM GELAR AKSI SAATNYA UNM BERBENAH

Makassar, Estetika – Aliansi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar aksi “Saatnya UNM Berbenah” di Pelataran Pinisi, Kamis (18/11).

Aksi Aliansi Mahasiswa UNM ini bertujuan untuk menyampaikan tuntutan kepada pihak universitas, yaitu:

  1. revisi Peraturan Kemahasiswaan,
  2. implementasikan segera Permendikbudristek No.30 Tahun 2021, dan
  3. salurkan bantuan UKT Kemendikbudristek.

Pada Aksi ini, pihak universitas membuka dialog antara Aliansi Mahasiswa dengan pimpinan universitas.

Suasana saat dialog Revisi Peraturan Mahasiswa di Pelataran Pinisi UNM, Kamis (18/11). Foto: Alvira Damayanti/Estetikapers.

Humas Aliansi Mahasiswa UNM, Fahmi Amiruddin, mengungkapkan salah satu tuntutan revisi Peraturan Kemahasiswaan terletak pada pasal yang mengatur syarat mahasiswa bergabung dalam lembaga kemahasiswaan (LK).

“Terdapat pasal yang tidak pro terhadap kemahasiswaan, seperti pasal terkait minimal IPK 3.00 dan pembatasan semester bagi teman teman mahasiswa yang ingin bergabung pada LK di tingkat kampus,” ujarnya.

Di sisi lain, WR III UNM, Sukardi Weda, mengatakan bahwa revisi peraturan kemahasiswaan ini tidak dapat dilakukan secara gegabah.

“Membuat peraturan kemahasiswaan ini atau merevisi tentu tidak bisa kita lakukan secara gegabah. Oleh karena itu, tentu banyak pertimbangannya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dengan berunding dengan semua stakeholders yang ada di universitas akan menghasilkan peraturan kemahasiswaan yang tidak akan merugikan siapapun.

“Tentunya kita akan sharing atau berembuk dengan semua stakeholders yang ada di UNM untuk menghasilkan peraturan kemahasiswaan yang saling menguntungkan. Oleh karena itu, kami perlu membaca peraturan kemahasiswaan di perguruan tinggi lain yang akan kami jadikan referensi,” ungkapnya.

Reporter: Ahmad Ardiansyah & Alvira Damayanti

Leave a Reply

Skip to toolbar