ADAKAN DISKUSI KONTEMPORER, HMPS SASINDO BAHAS PENDIDIKAN SEKS

Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Indonesia (SASINDO) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Diskusi Kontemporer di Depan Gedung Aristoteles FBS UNM, Rabu (24/11).

Kegiatan yang membahas tentang sex education atau pendidikan seks ini menghadirkan Melisa Ervina Anwar selaku staf divisi hak perempuan, anak dan disabilitas LBH Makassar sebagai pemateri, serta diikuti oleh 57 mahasiswa FBS UNM

Pemateri, Melisa Ervina, menjelaskan bahwa sex education bertujuan untuk mengajarkan hubungan yang sehat serta pencengahan kekerasan seksual.

“Tujuan sex education mengajarkan hubungan sehat dan setara antara laki-laki dan perempuan, pencegahan kekerasan seksual, mencintai dan mengenal tubuh, serta mengajarkan remaja tentang pentingnya organ reproduksi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa sebelum mengedukasi orang lain, kita harus mengedukasi diri kita sendiri.

“Salah satu peran mahasiswa itu memberikan edukasi seperti yang kita lakukan saat ini, pencegahan juga tidak selamanya berupa proteksi diri dan sebelum mengedukasi orang kita harus mengedukasi diri sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, salah seorang peserta diskusi, Arjun S, mengungkapkan hal baru yang ia dapatkan melalui diskusi ini, yakni kita harus bersikap toleransi dan tidak diskriminasi kepada LGBT.

“Hal baru yang saya dapatkan, yaitu kita harus toleransi kepada LGBT dan tidak diskriminasi kepada mereka,” ungkap mahasiswa 2021 tersebut.

Reporter: Nurul Fakhriyah Arief & Elsi Sallolo Sirompo

Leave a Reply

Skip to toolbar