LEPAS PESERTA MUSKER HMPS SASINDO, WD III FBS UNN: PEMIMPIN ADALAH PENUNJUK YANG SEBENARNYA

Makassar, Estetika – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (WD III) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi melepas peserta Musyawarah Kerja (Musker) XVIII Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Indonesia (SASINDO) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra (JBSI) FBS UNM di depan Gedung DH, Jumat (10/9).

Kegiatan yang mengusung tema “Biru Yang Baru” ini diikuti oleh 50 orang yang dilaksanakan di Taman Belajar Ininnawa Kabupaten Maros selama tiga hari dimulai Jumat (10/9) hingga Minggu (12/9) mendatang.

Suasana pelepasan peserta Musker HMPS Sasindo di depan gedung DH FBS UNM, Jumat (10/9). Foto: Dokumentasi pribadi

WD III FBS UNM, Aziz, mengatakan bahwa pemimpin adalah penunjuk jalan yang benar karena tanpa adanya pemimpin maka sebuah organisasi akan sangat kacau.

“Pemimpin merupakan penunjuk yang sebenarnya ketika ada sesuatu yang sedang dilaksanakan. Jika pemimpin mengatakan kearah barat maka tidak boleh ke timur karena itulah tugas dari seorang pemimpin. Jika tidak ada pemimpin maka semuanya akan kacau balau,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar HMPS akan terus belajar menjadi pemimpin yang sejati dalam menaungi masyarakatnya.

“Harapan saya kepada HMPS kedepannya belajarlah menjadi pemimpin yang sejati, tunjukkan karakternya karena setiap individu memiliki karakter yang berbeda-beda dengan nilai tersendiri yang membedakan dengan orang lain,” harapnya.

Di sisi lain, ketua panitia, NurAlam, menjelaskan makna dari tema musker ke XVIII HMPS SASINDO, yakni kepengurusan yang akan datang atau kepengurusan baru.

“Tema yang kita usung dalam musker ke XVIII HMPS SASINDO adalah biru yang baru. Nah biru adalah sebuah lambang atau arti dari HMPS sedangkan baru artinya kepengurusan yang akan datang atau kepengurusan yang baru” jelasnya.

Reporter: Fahrizal Mappa & Tenni Rianti

Leave a Reply

Skip to toolbar