HMPS ACCESS GELAR ACCESS LEARNING DISCUSSION BAHAS SEPUTAR DEBAT

Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Association of English Education Students (ACCESS) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Access Learning Discussion via Zoom, Sabtu (31/7).

Kegiatan yang membahas seputar dasar-dasar debat hingga menjadi pemenang dalam debat ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni A. M. Miftah Farid selaku Delegasi National University Debate Competition (NUDC) in Kopertis IX 2018 dan Ainun Rabiah selaku Delegasi NUDC 2019, serta dihadiri oleh 45 peserta.

Suasana saat berlangsungnya pemaparan materi Learn To Be a Debater via Zoom, Sabtu (31/7). Foto: Tangkapan Layar/Estetikapers.

Pemateri pertama, A. M. Miftah Farid, menjelaskan mengenai istilah penting dalam debat yang harus dikuasai sebelum melakukan debat.

“Ada tiga istilah penting dalam debat. Yang pertama mosi yang berarti topik yang diperdebatkan. Yang kedua argumen yang berarti alasan mengapa kita setuju atau tidak setuju dengan mosi tersebut. Yang ketiga rebattle yang berarti sanggahan kita terhadap argumen tim lawan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa debat dapat memperluas ilmu pengetahuan dan melatih kemampuan kita.

“Debat dapat melatih skill kita seperti skill speaking, skill listening, skill writing dan skill reading untuk memperluas pengetahuan saat berdebat,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemateri kedua, Ainun Rabiah, mengatakan bahwa dalam debat ada beberapa jenis topik atau hal yang diperdebatkan.

“Ada beberapa jenis mosi seperti mosi This House Believe That (THBT) yakni mosi tentang nilai yang terkandung dalam suatu kebijakan. This House Would (THW) yakni mosi mengenai perdebatan kebijakan mana yang sebaiknya diambil untuk menyelesaikan masalah. This House Support (THS) dan This House Regret (THR),” ujarnya.

Reporter: Alvira Damayanti

Leave a Reply

Skip to toolbar