CEGAH VANDALISME, MAHASISWA PKM-PM UNM BERI PELATIHAN MURAL DINDING EDUKASI KE ANAK LORONG MAKASSAR

Rilis, Estetika – Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar program pelatihan pembuatan mural dinding edukasi bagi masyarakat lorong RW 2, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (27/6).

Program yang diberi nama Lorong Bermoral ini diharapkan mampu menjadi problem solving dalam mengatasi budaya, vandalisme, kemiskinan moral dan upaya produktifikasi waktu luang yang dialami oleh mayoritas anak lorong di kota Makassar selama pandemi melalui seni mural dinding edukasi.

Adapun pelaksanaan program ini dilaksanakan secara daring dan luring, dimana pelatihan daring dilaksanakan melalui Zoom pada Minggu (6/6) dengan agenda inti pemaparan materi dan diskusi agar memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat mitra terkait program yang diusung, sedangkan pelatihan luring dilaksanakan di lorong RW 2, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar pada Minggu (27/6) dengan agenda inti praktik pembuatan mural dinding edukasi di dinding-dinding sekitar lorong yang menjadi target vandalisme dan jauh dari kata estetik.

Suasana saat berlangsungnya pemberian materi dan diskusi Lorong Bermoral via Zoom, Minggu (6/6). Foto: Dokumentasi Pribadi
Suasana saat berlangsungnya pembuatan mural dinding edukasi di Lorong RW 2, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (27/6). Foto: Dokumentasi Pribadi

Menariknya, masyarakat sangat antusias dalam program pelaksanaan ini mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua turut aktif dalam pembuatan mural dinding edukasi ini.

Salah seorang masyarakat, Sahrul, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berdampak positif bagi anak-anak lorong dalam mengasah kreatifitas dan memperbaiki perilaku menjadi lebih baik lagi.

“Kegiatan ini sangat berdampak bagi anak-anak lorong karena dapat mengasah kreatifitas dan mengajarkan nilai-nilai perilaku yang baik kepada masyarakat. Saya juga berharap program ini akan menjadi program berkelanjutan yang merangkul banyak anak lorong dalam menggali bakat seni mereka,” ungkap pria 24 tahun tersebut.

Rilis: Tim PKM-PM UNM

Leave a Reply

Skip to toolbar