TINGKATKAN REORIENTASI PENGEMBANGAN DAN PENYEMPURNAAN KURIKULUM, PRODI BSI DAN PBSD GELAR WORKSHOP

Makassar, Estetika – Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Workshop Peninjauan Kembali (reorientasi) dan Penyempurnaan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Outcomes Based Education (OBE) di Ruang Senat FBS UNM, Selasa (15/6).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan link and match antara lulusan pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri serta perkembangan IPTEKS di era abad 21 ini menghadirkan Supratman Yusuf selaku narasumber pertama, Hamdani Sahruna selaku narasumber kedua, dan Ahmad Wildan selaku narasumber ketiga.

Suasana saat berlangsungnya Workshop Reorientasi dan MBKM di Ruang Senat FBS UNM, Senin (15/6). Foto: Nur Alam/Estetikapers

Narasumber pertama, Supratman Yusbi Yusuf, menjelaskan bahwa ruang kemahasiswaan harus dipergunakan sebagai ruang praktis.

“Ruang kemahasiswaan harusnya dipergunakan sebagai ruang praktis yang dimulai dari pihak birokrasi yang berani mendukung apa yang dilakukan oleh mahasiswa. Jika ada ruang kreativitas bagi mahasiswa maka harus didukung,” jelasnya.

Di sisi lain narasumber kedua, Hamdani Sahruna, mengungkapkan bahwa mahasiswa harus memiliki pengetahuan dan pengembangan dalam dunia kepenulisan.

“Mahasiswa harus memiliki pengetahuan dan pengembangan terutama dalam dunia kepenulisan, penggunaan bahasa dan sastra harusnya sudah diluar kepala, misalnya penggunaan tanda baca titik, koma, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Reporter: AM 7 & AM 6 Estetika

Leave a Reply

Skip to toolbar