DEMA JBSI FBS UNM ADAKAN KAJIAN DILEMA BEDAH BUKU “SEPASANG PENGANTIN TAK BERHIAS”

Parangtambung, Estetika– Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Dewan Mahasiswa (DEMA) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan Kajian Dialektika Mahasiswa (Dilema) melalui Zoom, Sabtu (17/4).

Kajian ini bertujuan untuk mengapresiasi kumpulan cerita pendek (cerpen) dari Ernawati Rasyid yang merupakan pengurus DEMA JBSI FBS UNM periode 2009-2010 dengan menghadirkan Andhika Mappasomba Daeng Mammangka (Penulis buku Malewa: “Lelaki yang Berjalan Di Atas Air”) selaku pembedah buku.

Suasana saat pembacaan deepen “Sepasang Pengantin Tak Berhias” oleh Ayatullah Patullah via zoom, Sabtu (17/4). Foto: Tangkapan layar/Estetikapers.

Pembeda buku, Andhika Mappasomba Daeng Mammangka, mengungkapkan bahwa fakta-fakta sosial yang ada pada cerpen itu ada di dunia nyata.

“Pada pembukaan cerpen, saya menemukan betapa buruknya sistem pernikahan Bugis-Makassar dan juga sekitarnya yang sering berpesta sampai larut malam. Cerpen ini juga menyadarkan kita bahwa fakta-fakta itu memang ada di dalam dunia nyata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sesuatu yang menyakitkan di dunia nyata kadang menarik jika dibawa ke dalam sastra.

“Pada akhir cerita kita melihat bagaimana seorang perempuan yang telah mengalami kecelakaan, kebutaan dan kebisuan sedang menyaksikan kekasihnya bersanding dengan orang lain di atas pelaminan. Meskipun dalam dunia nyata hal itu menyakitkan, namun dalam sastra itu merupakan hal yang menarik untuk diangkat menjadi sebuat cerita,” lanjutnya.

Reporter: AM 3 Estetika

Leave a Reply

Skip to toolbar