BEM FBS UNM ADAKAN NOBAR DAN BINCANG FILM KINIPAN

Parangtambung, Estetika – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan nonton bareng (nobar) dan bincang film di ruangan DH 107, Kamis (8/4).

Film Kinipan dipilih dengan alasan agar mahasiswa lebih paham mengenai pandemi, Omnibus Law dan lumbung pangan yang tengah melanda Indonesia saat ini.

Suasana berlangsungnya nobar dan bincang film Kinipan di ruang DH 107, Kamis (8/4). Foto: Fahrizal Mappa M/Estetikapers.

Menteri Kebudayaan dan Pendidikan BEM FBS UNM, Alifia Khusnul Hatimah, menyimpulkan alur cerita dari Film Kinipan ini.

“Film ini menceritakan tentang bagaimana perjuangan rakyat untuk mempertahankan hutan yang dijawab dengan berbagai kebijakan seperti Omnibus Law dan proyek lumbung pangan yang berpotensi semakin memperburuk perusakan lingkungan,” terangnya.

Pemantik, Muhammad Al Amin, berharap melalui film ini bisa mendongkrak kembali cara berpikir yang kritis agar FBS bisa mengembalikan kejayaannya.

“Semoga film ini bisa mendongkrak kembali cara berpikir kita yang kritis supaya FBS bisa kembali kejayaannya, FBS ini fakultas fenomena yang selalu menjadi lumbung pangan, lumbungnya aktivis di sini, tapi kampus juga begitu hebat meluluhlantakkan FBS sebagai kampus aktivis,” harapnya.

Reporter: AM 1 Estetika

Leave a Reply

Skip to toolbar