UNM BEBASKAN UKT PENERIMA SUBSIDI SEMESTER GANJIL, MAHASISWA: DIFASILITASI KEMANA BAGI SEMESTER 8?

Makassar, Estetika – Wakil Dekan Bidang Keuangan (WD II) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberi tanggapan terkait info bebas uang kuliah tunggal (UKT) bagi penerima subsidi semester ganjil 2020 yang terlanjur membayar UKT pada semester lalu saat diwawancarai via WhatsApp, Selasa (12/1) kemarin.

Pesan edaran yang tersebar di kalangan mahasiswa UNM khususnya melalui group mahasiswa FBS UNM ini berbunyi Bapak/Ibu Pimfakjur. Mahsiswa yg dapat Subsidi UKT semester ganjil yg lalu dan Terlanjur Bayar semester genap ini BEBAS UKT.

Di sisi lain, diketahui bahwa penerima subsidi UKT yang terlanjur membayar tersebut juga berasal dari mahasiswa semester 7 yang kini akan memasuki semester 8 dan sedang mengerjakan skripsi saja. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor: 05/UN36/HK/2021, menyebutkan Mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh pembelajaran namun tersisa hanya skripsi/tugas akhir, dibebaskan dari kewajiban membayar UKT.

WD II FBS UNM, Saleh, mengonfirmasi dan membenarkan bahwa info yang tersebar merupakan kebijakan dari UNM.

“Iya, info itu benar adanya,” singkatnya.

BACA JUGA: POLEMIK UKT, JANJI REKTOR HINGGA TUNTUTAN MAHASISWA UNM

Menanggapi hal tersebut, salah seorang penerima subsidi UKT yang terlanjur membayar pada semester ganjil 2020, Wana, merasa kecewa karena kurangnya kejelasan terkait uang yang dibayarkan bagi mahasiswa semester 8.

“Terkait kebijakan ini, sebenarnya saya dan beberapa mahasiswa semester 8 kecewa. Ada kebijakan bahwa mahasiswa yang tinggal skripsi akan dibebaskan juga dari UKT. Jadi, berbeda dengan mahasiswa semester 6 ke bawah, seharusnya kami mendapatkan kejelasan perihal UKT yang sudah terlanjur dibayar itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada ketidakseimbangan dalam kebijakan tersebut.

“Satu sisi saya dibebaskan UKT selama dua semester terakhir, tapi di sisi lain, UKT semester lalunya belum ada kejelasan kembali atau akan difasilitasi kemana?. Saya bertanya ke WR II, beliau hanya mengarahkan kami untuk menyimak SK. Jadi, saya merasa seperti ada ketidakseimbangan, padahal status kami sama-sama penerima subsidi,” jelasnya.

Reporter: Adinda Grace

Leave a Reply

Skip to toolbar