Rilis, Estetika – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-M) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang beranggotakan Destiquama, Muh. Wahyu, Wardiman, Nur Wahidah, dan Nurul Maulidia ini melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove di Kel. Bontorannu, Kec. Bangkala, Kab. Jeneponto, Sabtu (4/5).

Foto bersama Tim PKM-M dan peserta pelatihan serta salah satu hasil olahan yang dihasilkan di Jeneponto. Foto: Dok. Pribadi Tim PKM-M UNM.

Program yang dibimbing oleh Amal ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap penyuluhan tentang cara pelestarian hutan mangrove, dan tahap pelatihan Anobave (Aneka Olahan Buah Mangrove) yang bertujuan sebagai upaya pelestarian dan pengolahan tanpa merusak ekosistem hutan mangrove. Selain itu, pengabdian ini juga melibatkan Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kel. Bontorannu sebagai mitra yang akan dilakukan secara bertahap hingga Juli mendatang.

Muh. Wahyu, salah seorang Tim PKM-M UNM, menyampaikan bahwa program ini merupakan pengenalan cara mengolah mangrove sistem ramah lingkungan.

“Kami melihat banyaknya alih fungsi lahan hutan mangrove dan penebangan hutan mangrove untuk dijadikan kayu bakar, sehingga kami ingin memperkenalkan nilai ekonomi hutan mangrove tanpa merusak ekosistemnya,” katanya.

Destiquama, Ketua Tim PKM-M, menuturkan bahwa pelatihan program pengolahan buah mangrove membutuhkan tahap evaluasi sehingga dapat menghasilkan banyak produk.

“Pelatihannya akan dilakukan secara bertahap sambil mengevaluasi pelatihan-pelatihan sebelumnya dan menghasilkan berbagai produk yakni mangrove jenis pedada yang terdiri atas sirup buah, dodol dan selai. Selain itu mangrove jenis brugeura dan api-api yang terdiri atas tepung, kerupuk, dan bolu,” ungkapnya.

Karaeng Muslimin, Kepala Lurah Bontorannu, mengaku bahwa program yang dilaksanakan oleh Tim PKM-M menjadi pengetahuan yang baru untuk masyarakat.

“Program ini merupakan hal baru yang didapatkan masyarakat. Apalagi bahan bakunya cukup banyak di daerah ini tetapi selama ini tidak termanfaatkan. Ke depan kami berharap Tim pelaksana PKM-M ini dengan Mitra dapat bekerjasama dalam hal pemasaran produk,” akunya.

Di sisi lain, Rosdiana Bunga, salah seorang peserta pelatihan, mengatakan bahwa manfaat dari program ini dapat menghasilkan olahan yang sangat enak.

“Sebelumnya terimakasih kepada mahasiswa karena berbagi pengetahuan yang sangat bermanfaat kepada kami, apa lagi rasa produk yang dihasilkan sangat enak dan pengolahannya yang sederhana meski bertahap,” katanya.

Rilis: Tim PKM-M UNM

Estetika Tim