Rilis, Estetika – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) akan menggelar kegiatan Bakti Riset di Desa Bacu-Bacu, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Selasa-Sabtu (27-31/8) mendatang.

Mengusung tema “Riset Membumi Masyarakat Berdaya”, kegiatan ini akan melaksanakan lima bidang pengabdian, antara lain: pendidikan, pariwisata, lingkungan hidup, pangan, dan kesehatan. Kegiatan ini juga akan mengajak masyarakat Desa Bacu-Bacu untuk mengetahui cara pengolahan limbah kulit kacang.

Sahur, Sekretaris Desa Bacu-Bacu, mengaku bahwa saat ini petani desa tak pernah memanfaatkan limbah kulit kacang.

“Bacu-bacu adalah salah satu desa utama penyedia bahan baku untuk pabrik pengolahan biji kacang, namun petani hanya menjual biji kacang saja, sementara kulit kacang dibuang begitu saja,” ungkapnya.

Wahyudin, Ketua Umum LPM Penalaran UNM, mengatakan bahwa salah satu riset yang dihasilkan nantinya ialah pemanfaatan limbah kulit kacang sebagai bahan pertanian.

“Limbah kulit kacang akan dimanfaatkan pupuk organik cair untuk mendukung sistem pertanian organik, media tanam jamur sebagai bentuk pertahanan pangan,” katanya.

Ia juga berharap agar kegiatan Bakti Riset 2019 LPM Penalaran UNM dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sebagai lembaga penelitian tentunya berkeinginan agar penelitian kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

RILIS LPM PENALARAN UNM

Estetika Tim