Sun. Sep 27th, 2020

HARI TARI SEDUNIA: WORKSHOP TARI MELAYU OLEH DOSEN ISI

Parangtambung, Estetika Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) menghelat Workshop Tari Melayu di Studio Tari FSD UNM, Minggu (29/4).

Workshop yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia ini dihadiri oleh Raja Alfirafindra, Dosen dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Sekitar 31 peserta yang berasal dari alumni Seni Tari dan para pengunjung Hari Tari Sedunia mengikuti workshop ini.

BACA JUGA: FSD PERINGATI HARI TARI SEDUNIA: LESTARIKAN TARI TRADISIONAL

Setelah mengikuti acara pembukaan, satu per satu peserta diarahkan oleh panitia untuk melakukan registrasi workshop dan simulasi tari dalam studio.

Suasana simulasi workshop tari melayu, Sabtu (29/4). Foto: Siti Nirwana Mu’min/Estetikapers.

Raja Alfirafindra, selaku pemateri, menuturkan bahwa untuk melakukan Tari Melayu biasanya diiringi dengan Gambus.

“Biasanya ada Gambus untuk mengiringi Tari Melayu, saya juga tidak bisa menari Melayu maksimal karena ruangan, tapi saya coba, kalau disana kami memang ada Ballroom,” ujarnya.

Meskipun demikian, simulasi Tari Melayu berlangsung dengan lancar. Para peserta tampak terlihat sangat menikmati simulasi ini.

Hartini, salah satu peserta workshop, mengatakan, ia sangat menikmati simulasi workshop ini.

“Saya sangat menikmati simulasi ini, pematerinya juga menyenangkan, memiliki banyak pengalaman, menambah wawasan, artinya bagaimana untuk mengajarkan pada siswa kita,” jelas alumni angkatan 1989 ini.

Reporter: AM 9 ESTETIKA

Leave a Reply

Skip to toolbar