Makassar, EstetikaPuluhan mahasiswa dari berbagai Fakultas di Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memadati pelataran Gedung Phinisi UNM untuk melaksanakan dialog kemahasiswaan, Selasa (2/10).

Suasana aksi tagih janji dialog kemahasiswaan pihak birokrasi, Selasa (2/10). Foto: Hikmah Hardiyanti/Estetikapers.

Aksi kali ini dilakukan sebagai bentuk lanjutan setelah aksi yang dilaksanakan pada Rabu (26/9) lalu. Aksi ini guna menagih janji pihak biroraksi UNM terkait dialog kemahasiswaan sebagai titik temu antara pihak birokrasi dan mahasiswa untuk membahas tuntutan yang diajukan sebelumnya kepada pihak birokrasi. Namun kenyataannya, mahasiswa yang telah menunggu dari pukul 12.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita ini harus menelan pil pahit, pasalnya pihak birokrasi menolak untuk mengadakan dialog kemahasiswaan.

Dwi Rezky Hardiyanto, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM, mengaku kecewa dengan pihak birokrasi yang dianggap mengingkari kesepakatan sebelumnya.

“Tentu saja kami kecewa. Pihak birokrasi sudah sangat jelas mengingkari janji yang telah disepakati sebelumnya bahwa hari ini akan ada dialog kemahasiswaan,” katanya.

“Jadi atas nama seluruh lembaga kemahasiswaan, kami mengeluarkan pernyataan sikap bahwa kami tidak percaya lagi dengan pihak birokrasi karena apa yang dijanjikan pihak birokrasi hanya sebatas janji palsu hingga saat ini” tegasnya dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa akan ada tindakan lanjutan yang akan dilakukan mahasiswa jika pihak birokrasi masih tidak memenuhi tuntutan yang diajukan mahasiswa.

“Kami bersama seluruh LK akan melakukan tindakan lanjutan entah berupa aksi lagi atau dengan metode lainnya,” tutup mahasiswa angkatan 2013 ini.

Reporter: Hikmah Hardiyanti

Estetika Tim