Sun. Sep 27th, 2020

DEBAT CAPRES BEM UNM BERJALAN LANCAR MESKI TANPA KEHADIRAN PIHAK BIROKRASI

Makassar, Estetika Tiga belas bulan telah berlalu, tepatnya 13 Februari 2017 silam, sejak dihelatnya Musyawarah Besar (Mubes) ke-XVI Lembaga Kemahasiswaan (LK) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Local Education Control Angkasa kompleks Auri, Maros, Sulawesi Selatan.

Dari Mubes tersebut terpilihlah Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) UNM, M. Yunasri Ridho, dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM, Mudabbir, periode 2017/2018 yang secara resmi dilantik pada 30 Maret 2017 yang lalu dan sebentar lagi akan mengakhiri masa kepengurusannya.

Satu periode kepengurusan sudah berlalu, kemarin, Jumat (23/3), Mubes ke-XVII LK UNM telah resmi dibuka oleh Ketua Maperwa UNM di Ballroom Menara Phinisi Lt. 2, Gunung Sari, Makassar.

“Satu Visi Menuju Lembaga Kemahasiswaan yang Aspiratif, Edukatif, dan Advokatif” menjadi tema pesta demokrasi para mahasiswa kampus orange, UNM.

Meski Tanpa Kehadiran Pimpinan Birokrasi, Pembukaan Mubes Tetap Terlaksana.

Sejak awal berlangsungnya pembukaan Mubes ke-XVII sampai selesainya dihelat, tidak sedikit pun batang hidung pimpinan birokrasi UNM terlihat di lokasi.

Suasana pembukaan Mubes ke-XVII di Ballroom Phinsi Lt. 2, Jumat (23/3). Foto: Eugenia/estetikapers.

Seperti yang dituturkan Novi Alfrianata P., salah satu mahasiswa UNM, walaupun tanpa kehadiran pimpinan birokrasi pembukaan Mubes tetap berjalan dengan baik.

“Pembukaan Mubes tadi berjalan lancar, namun disayangkan karena tidak ada pimpinan birokrasi yang datang, tapi terlepas dari itu semuanya baik,” ungkap mahasiswa yang berasal dari Fakultas Ekonomi (FE) UNM ini.

Setelah pembukaan, sekitar pukul tujuh belas Wita, berlangsunglah debat kandidat calon Presiden BEM UNM.

Calon Presiden BEM UNM Periode 2018/2019.

Setelah melalui proses panjang, mulai dari proses pengambilan berkas, pengembalian, sampai proses verifikasi berkas yang ketat telah dilewati. Maperwa UNM mengumumkan calon kandidat Presiden BEM yang telah dinyatakan lolos berkas.

Dwi Rezki Hardianto, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), dan Amal Gautama, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), resmi dinyatakan sebagai kandidat calon Presiden BEM UNM pada Kamis (22/3).

Amal Gautama, mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Dwi Rezki Hardianto, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), kandidat calon presiden BEM UNM. Foto: Eugenia/estetikapers.

Jumat (23/3), dua calon kandidat presiden tersebut kemudian berdebat sengit mengenai visi dan misi mereka bagi BEM UNM kedepannya.

Dwi Rezky Hardianto, memaparkan visinya untuk mewujudkan BEM UNM yang berintegritas dan demokratis. Setelah menjelaskan mengenai misinya Dwi Rezky Hardianto meneriakkan jargon sekaligus mottonya yaitu “Revolusi Belum Usai”.

Selain itu, Alif Gautama juga turut memaparkan visinya untuk memperkokoh LK UNM demi terwujudnya BEM UNM yang solutif. “Pembungkamanku adalah kekafiranku” menjadi motto lelaki kelahiran 1995 ini.

Keduanya saling beradu pendapat mengenai isu dan permasalahan yang ada dalam LK UNM dalam debat calon kandidat Presiden BEM yang diadakan di Ballroom Menara Phinisi Lt. 2, Makassar.

Setelah melakukan debat sengit, kedua calon pun berkesempatan mengambil nomor urut pemilihan calon presiden BEM UNM. Alif mendapatkan nomor urut dua, sedangkan Ari mendapat nomor urut satu.

Arfan Rahmat, Steering Commitee Mubes XVII LK UNM, menyampaikan harapannya bagi calon pengurus BEM kedepannya agar tetap melanjutkan perjuangan pengurus sebelumnya.

“Semoga teman-teman (baca: calon pengurus) nantinya bisa melanjutkan apa yang telah ditanamkan oleh pengurus BEM dan Maperwa di periode sebelumnya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Muh. Yunasri Ridho, Ketua Umum Maperwa UNM, juga berharap apa yang telah ditanamkan dapat dilanjutkan oleh pengurus kedepannya.

“Harapannya agar ketua Maperwa dan presma BEM yang terpilih nantinya tetap melanjutkan apa yang telah kita bangun selama ini. Kedua, tentu seperti harapan semua mahasiswa UNM agar Ketua dan Presma terpilih nantinya tetap akan membangun LK UNM yang aspiratif, edukatif dan advokatif,” harapnya.

Setelah Pembukaan Mubes yang dirangkaikan dengan debat kandidat calon Presiden Mahasiswa selesai dihelat di Ballroom Menara Phinisi Lt. 2, rombongan yang terdiri dari, Maperwa UNM, BEM UNM, perwakilan setiap Fakultas yang ada di UNM dan seluruh peserta Mubes UNM berpindah menuju lokasi Mubes di Local Education Control Angkasa kompleks Auri, Maros, yang juga sempat ditempati pada Mubes sebelumnya.

Reporter: Eugenia Tandirura

Leave a Reply

Skip to toolbar