Makassar, Estetika – Biro Kegiatan Mahasiswa Jurusan (BKMJ) Bengkel Sastra (Bestra) Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (JBSI) Fakultas bahasa dan sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menampilkan Tari Kontemporer “Sesatjen” pada Festival Tari Mahasiswa Nasional (Variasi) 5 di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Selasa (9/4).

Penampilan Bestra pada Pementasan Variasi 5 di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah,selasa (9/4). Foto: AM 3 /Estetikapers.

Tarian yang ditampilkan oleh lima penari ini menceritakan kisah seorang wanita yang melakukan sesajen demi meminta kecantikan rupa kepada makhluk gaib dengan syarat pemberian tumbal dan pantangan merasakan jatuh cinta dan bersetubuh. Namun, syarat dalam sesajen tersebut dilanggar dan menjadikan wanita tersebut tumbal.

Asni Afriandani, salah seorang penonton festival, mengatakan bahwa penampilan sesatjen oleh Bestra sangat spektakuler.

“Saya sangat terkesan dan tidak menyangka seorang mahasiswa menampilkan tarian yang gerakannya begitu spektakuler. Besar harapan saya agar Bestra menjadi pemenang,” ungkap mahasiswa Unismuh ini.

Di sisi lain, Muhammad Mursyid Rahman, Kepala Suku Bestra mengharapkan agar kegiatan ini tetap ada dan tetap dilaksanakan.

“Semoga kegiatan ini tetap ada dan semoga kedepannya tetap dilaksanakan tentunya juga kegiatan ini memiliki konsep yang semakin keren dari tuan rumah selanjutnya sebagai ajang silaturahmi tetap terjaga,” harap mahasiswa angkatan 2015 ini.

Reporter: AM 3 Estetika

Estetika Tim