Estetika, Makassar – Arifuddin selaku Pembantu Rektor III (Bidang Kemahasiswaan) membuka Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang berlangsung di ballroom lantai 2 Gedung Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (26/8) pukul 09.00 Wita. Meskipun sempat terlambat 1 jam, antusias peserta tetap terlihat dari jumlah peserta yang hadir  mencapai 460 orang dari target yang hanya 400 orang.

Sari Magfirah, ketua panitia Seminar Nasional mengungkapkan kebahagiaannya karena jumlah peserta yang membludak dari yang ditargetkan.

“Alhamdulillah, hari ini ada 460 peserta yang datang dari target kita yang hanya 400 peserta. Kami tidak berharap banyak dengan jumlah peserta, tapi kami sangat senang dengan jumlah peserta yang membludak ini,” ungkapnya bangga.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara Dr. Taufik Dermawan, M.Hum yang merupakan pakar sastra sekaligus dosen Universitas Negeri Malang (UM) dan Dr. Azis, S.Pd, M.Pd Ketua Prodi PBSI dengan mengusung tema “Sastra Untuk Pendidikan”.

Nurfadillah salah satu peserta mengungkapkan ketertarikannya mengikuti seminar nasional ini.

“Saya tertarik dengan seminar nasional yang diadakan Himaprodi PBSI ini. Seminar ini menambah wawasan saya mengenai sastra terutama peran sastra bagi dunia pendidikan,” ungkap mahasiswa jurusan Bahasa Inggris tersebut.

Dr. Taufik Dermawan, M.Hum mengapresiasi seminar yang diadakan oleh Himaprodi PBSI.

Taufik Dermawan saat diwawancarai crew estetika usai kegiatan Seminar Nasional Himaprodi PBSI, Sabtu (26/8). Foto:Eugenia/estetikapers.

“Ide untuk menyelenggarakan seminar ini luar biasa, memberi dampak positif untuk mahasiswa agar bertambah wawasan, memberikan pandangan yang berbeda, memiliki pikiran yang beragam atau divergent terutama di bidang Sastra” ungkap Doktor jebolan Universitas Gajah Mada tersebut.

Reporter: Eugenia Tandirura
Estetika Tim