Parangtambung, Estetika Halo, Sahabat Estetika! Globalisasi mengikis batas antar negara-negara di dunia, apalagi sejak Indonesia menyatakan siap bersaing di Pasar Internasional membuat titik balik pertanyaan, siapkah Indonesia mengikuti perkembangan zaman yang pesat ini?

Tuntutan untuk mempelajari bahasa asing bukanlah hal yang jarang lagi ditemui, terlebih kunci dari komunikasi adalah bahasa. Orang yang mampu berbahasa asing pun bukan hanya dianggap keren, namun sudah menjadi kriteria bagi setiap perusahaan dalam membuka lowongan kerja.

Kursus bahasa asing pun menjadi penyedia jasa yang cukup menjamur sekarang ini. Pastinya pernah terlintas dalam diri Sahabat untuk belajar bahasa asing tapi terkendala material, atau Sahabat justru sudah ikut kursus sana sini, tapi belum fasih fasih juga? Mungkin Sahabat perlu mencoba tips dari Estetika berikut ini

1. Mempersiapkan Diri

Foto: Estetikapers/Fitra Ramadani.

Karena semuanya berawal dari niat. Belajar bahasa asing tidak boleh setengah-setengah. Sahabat harus punya perencanaan untuk belajar agar usaha Sahabat tidak sia-sia. Dalam mempersiapkan diri, Sahabat perlu menentukan target dan membuat pertimbangan.

Target sendiri maksudnya Sahabat perlu memilih satu bahasa yang betul-betul ingin dipelajari dan sampai level mana. Jangan lupa tentukan berapa lama waktu yang Sahabat butuhkan untuk mencapai target tersebut. Cara ini dipilih agar Sahabat dapat lebih fokus dan terarah. Selain itu, pertimbangan juga perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa sulit bahasa yang akan Sahabat pelajari. Hal ini dilakukan agar kesiapan Sahabat untuk belajar lebih mantap dan tidak putus asa di tengah jalan.

2. Memiliki Motivasi Belajar

Foto: Internet.

Hal selanjutnya yang tak kalah penting adalah temukan motivasi belajar. Motivasi sangat diperlukan untuk memacu semangat Sahabat dalam mencapai Target yang telah ditentukan.

Mungkin dalam mencari motivasi belajar, Sahabat perlu menanyakan kembalo alasan Sahabat ingin fasih berbahasa asing? Kenapa mau belajar Bahasa Asing? Biar terlihat Keren? Biar nonton film nggak usah pakai subtitle? Biar gampang nyari kerja? Biar bisa traveling keliling dunia? Biar dikata Pintar? Apapun tujuan Sahabat, jadikan hal itu menjadi motivasi setiap kali Sahabat melakukan merasa ingin menyerah.

3. Konsisten

Foto: Internet.

Orang yang tidak berhasil rata-rata adalah orang yang tidak kosisten. Meskipun Sahabat berusaha sekuat tenaga, itu akan percuma jika Sahabat tidak konsisten. Orang yang tidak konsisten biasanya memiliki motivasi belajar yang lemah. Karena itu, cobalah untuk tidak cepat bosan mempelajari Bahasa Asing.

4. Belajar Melalui Film dan Musik

Foto: Internet.

Ibarat kata “Sambil menyelam, minum air,” cara ini sangat menyenangkan. Selain belajar bahasa suatu negara, kita juga bisa belajar budayanya. Menonton film dan mendengarkan musik dengan bahasa yang ingin Sahabat pelajari dapat sangat membantu loh.

Dalam mempelajari suatu bahasa, Sahabat akan sangat disarankan untuk melatih pendengaran Sahabat akan bahasa baru yang Sahabat pelajari. Cobalah untuk membiasakan telinga Sahabat dengan bahasa tersebut. Selain itu, cobalah mengucapkan kata atau kalimat dan mencari arti setiap kata yang ada dalam film dan musik tersebut.

5. Membaca Teks Berbahasa Asing

Foto: Estetikapers/Fitra Ramadani.

Selain telinga, mata juga perlu dilatih untuk membaca teks berbahasa asing. Bacalah teks berbahasa asing minimal 10 sampai 20 menit perhari untuk meningkatkan kemampuan membaca Sahabat. Jika perlu, Sahabat mencatat dan menghafal kata-kata baru yang Sahabat temukan dalam teks tersebut.

6. Cobalah Untuk Menulis Dalam Bahasa Asing

Foto: Internet.

“Waduh, nulis males banget”
Tak usah khawatir, terkadang memang Sahabat akan malas untuk menulis karena terkesan ribet. Bukan ribet sebenarnya, hanya saja Sahabat bingung mau nulis apa. Mulailah untuk menulis hal yang gampang terlebih dahulu, bisa saja kegiatan sehari-hari Sahabat atau bahkan tentang curahan hati Sahabat.

7. Jangan Pernah Takut Berbicara

Foto: Internet.

Bahasa asing yang Sahabat pelajari tidak akan berkembang jika tidak dipraktikkan. Agar bisa berkembang, Sahabay harus sering-sering melatih cara pengucapan bahasanya. Sahabat sapat berbicara dengan teman yang mempelajari bahasa yang sama, atau bahkan dengan orang asing dari negara tersebut. Jika masih merasa malu, bicaralah dengan diri Sahabat sendiri di depan cermin.

Jangan pernah takut untuk berbicara, karena Sahabat sedang melatih diri Sahabat. Bukan untuk membuat orang lain kagum, namun untuk mengetahui kemampuan kita sejauh mana. Meskipun setiap bahasa memiliki tata bahasa yang memiliki tingkat kerumitan yang berbeda-beda, jangan pernah takut untuk salah. Justru Kesalahan adalah hal terbaik untuk belajar. So? Just speak up!

8. Percaya Diri

Foto: Internet.

Pemula ataupun yang telah mahir berbahasa asing perlu rasa percaya diri. Karna untuk bisa berbahasa asing, maka Sahabay siap mengambil resiko dan itu butuh keberanian. Maka dari itu, rasa percaya diri sangat penting dalam memulainya. Cobalah untuk meyakinkan diri Sahabat bahwa Sahabat pasti bisa.

So, guys belajar bahasa asing itu mudah, jadi jangan dipersulit. Belajar bahasa asing itu ibarat menabung, maka menabunglah dari sekarang. Mulai sesuatu dengan langkah kecil, tapi berkelanjutan. Semua tips di atas tidak akan ada gunanya kalau tidak dilakukan. Learning by doing, jadi kalau tidak dipraktekkan sama saja dengan tidak belajar. Selamat belajar!

Penulis: Fitra Ramadani

Estetika Tim