Tips, Estetika – Mahasiswa yang bertekad menjadi aktivis kampus adalah mahasiswa yang mempunyai komitmen yang besar dan langkah yang nyata dalam mengisi rutinitasnya selama masa perkuliahan. Mahasiswa Aktivis adalah mahasiswa yang memiliki cara pikir yang rasional. Jika Sahabat menjadi seorang aktivis, setiap langkah Sahabat mampu menebarkan manfaat orang-orang yang berada di sekitarnya terutama bagi sesama mahasiswa. Bagi Sahabat yang sudah bertekad menjadi aktivis kampus, mari simak dan ikuti lima tips dari Estetika yang dapat Sahabat lakukan. So let’s check!

  1. Rajin Membaca
Source: int

Membaca merupakan makanan sehari-hari bagi mahasiswa. Dengan membaca pengetahuan Sahabat akan bertambah dan terasa. Bayangkan saja apabila seorang aktivis kampus enggan memiliki hobi membaca, jelaslah sesuatu yang dibicarakan olehnya pastilah tidak akan bernilai, atau tidak berbobot. Sehingga, tujuan yang akan dicapai tidak akan terlaksana, dan terdapat misscommunication, atau tidak nyambung. Membaca menyebabkan Sahabat berpengatahuan, dapat membentuk seseorang menjadi kuat karena neuron yang telah terisi oleh ilmu.

2. Meningkatkan pergaulan

Foto: Adim/Estetikapes

Memiliki banyak teman adalah suatu harta berharga yang harus dijaga. Pertemanan yang kuat selalu lahir dari kehidupan kebersamaan yang sama pula. Suka duka, lika liku kehidupan dijalani bersama, itulah yang terjadi ketika Sahabat bergaul dalam suatu komunitas, apalagi pada sebuah organisasi kampus. Dengan bergaul maka relasi untuk membangun suatu misi bersama menjadi lebih mudah karena telah dilalui bersama. Oleh karena faktor bergaul ini, maka menjadi aktivis kampus akan semakin mudah karena kita akan selalu berbagi ilmu, saling mengisi satu sama lain dalam mencapai tujuan.

3. Mencari Isu

Foto: Adim/estetikapers

Aktivis kampus selalu mencari isu untuk didiskusikan sehingga dapat disimpulkan untuk disuarakan dengan tujuan mendapatkan kejelasan ataupun tindak lanjut yang akan menyejahterakan kehidupan bermasyarakat. Dengan melihat isu-isu yang beredar pada media sosial, akan mengakibatkan mahasiswa tekhusus pada aktivis kampus mengembangkan jiwa kritis. Kekritisan mahasiswa inilah yang akan melahirkan opini-opini ketika didiskusikan bersama untuk tujuan sosial control.

4. Aktif berdiskusi

Foto: adim/estetikapers

Diskusi, merupakan kata yang sangat lumrah dalam kehidupan kampus. Berbagai kalangan berkumpul dalam suatu wadah yang membentuk forum. Forum ini akan membentuk opini-opini yang akan membangun suatu kesepakatan. Dengan adanya diskusi suatu tujuan akan menjadi sangat lancar dengan adanya satu misi yang telahir dari diskusi bersama. Dari diskusi tersebut suatu pikiran akan menjadi satu membentuk suatu gerakan. Suatu kesimpulan inilah yang akan menjadi gerakan utama mahasiswa. Dengan begitu agent of change teraplikasikan.

5. Menyiarkan Gerakan Melalui Daring

Source. int

Kita bisa menggunakan media sosial untuk tetap menginformasikan gerakan yang kita dukung kepada teman dan pengikut. Unggah artikel informatif, tulis tentang apa yang Sahabat lakukan untuk tetap terlibat, dan undang teman untuk menghadiri acara gerakan tersebut, seperti milad suatu organisasi yang Sahabat minati ataupun ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatannya dan bila perlu menyumbang untuk gerakan tersebut agar setiap tujuan tercapai dengan lancar. Facebook, Twitter, Instagram bisa menjadi tempat yang baik untuk memulainya. Dengan menyiarkan gerakan tersebut melalui daring maka masyarakat akan mengetahui tujuan mulia yang akan dicapai, sehingga banyak yang akan berempati maupun berpartisipasi.

Itulah tadi lima tips yang harus dilakukan dan dipersiapkan untuk menjadi aktivis kampus yang patut diterapkan Sahabat Estetika. Semoga bermanfaat, salam perubahan, salam kemerdekaan, revolusi belum usai.

Penulis: Adim Nur Majid

Estetika Tim