Tips, Estetika – Halo Sahabat Estetika!
Masa sekolah dan perguruan tinggi itu berbeda loh! Nah, untuk Sahabat yang baru memasuki bangku perkuliahan, kalian sudah mempersiapkan diri belum untuk menghadapi perbedaan itu?
Misalnya, di bangku perkuliahan itu Sahabat akan diajar oleh dosen yang tentunya sangat berbeda dengan guru-guru di sekolah. Apa perbedaannya? Ada banyak, salah satunya yaitu kalau di sekolah, Guru akan mengingatkan soal tugas dan memperhatikan kehadiran Sahabat saat di kelas, sedangkan Dosen akan cuek dengan semua hal itu, karena Sahabat sudah menjadi Mahasiswa yang seharusnya lebih mandiri dong. Nah, hal itulah juga yang menjadi alasan mengapa dosen tidak mengenal semua mahasiswanya, yang dikenal itu biasanya yang mampu membuatnya terkesan.

Emangnya apasih untungnya membuat dosen terkesan dan mengenal kita? Penting banget! Dengan membuat dosen terkesan akan membuka jalan terang untuk masa depan Sahabat. Kok bisa? Iya dong, karena biasanya dosen akan mengapresiasi mahasiswa yang ia anggap bagus. Salah satu bentuk apresiasinya adalah penambahan nilai. Wah lumayan banget kan?
Bukan hanya ituloh Sahabat Estetika, Sahabat bisa menerima rekomendasi-rekomendasi penting. Contohnya, jika Sahabat lagi mengurus beasiswa, Sahabat tentu membutuhkan rekomendasi dosen, bahkan dosen sendirilah yang mencalonkan Sahabat sebagai penerima beasiswa. Senang banget kan? Bukan cuman itu, dosen juga terkadang akan menawarkan pekerjaan ke Sahabat loh. Apakah mahasiswa pintar yang memiliki nilai perfect saja yang bisa? Oh, tidak hanya itu Sahabat! Terus apa saja dong? Bawain oleh-oleh? Menjawab pertanyaan di kelas? Daripada bingung, berikut Estetika merangkum 5 Tips Menjadi Mahasiswa Yang Mengesankan.

  1. Mahasiswa Aktif dan Selalu Ingin Berusaha.
Source: int.

“Mahasiswa yang membuat saya terkesan adalah mahasiswa yang kemampuannya biasa saja akan tetapi menunjukkan kesungguhan untuk belajar dan kelihatan bahwa dia benar-benar ingin mengetahui apa yang belum dipahami dalam proses pembelajaran,” – Hasriani G, Dosen Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).
Nah kan selain hasil, proses belajar juga bisa menjadi penilaian tersendiri bagi dosen. Jangan malu bertanya yah kalau Sahabat memang belum paham sama materinya.

2. Mampu Memelihara Diri dan Perfomance Tubuh, Lisan dan Auranya.

Source: Int.

“Bagi saya, mahasiswa yang mengesankan adalah: 1. Yang memelihara diri dan performance tubuhnya (mampu membangun komunikasi bahasa tubuh yang bersesuai). 2. Yang memelihara diri dan performance lisannya (mampu membangun bahasa lisan yang bersesuai). 3. Yang memelihara diri dan performance auranya (mampu membangun bahasa auratif yang bersesuai),” – Andi Agussalim AJ, Dosen FBS UNM.
Nah, sudah jelaskan sahabat estetika bahwa mahasiswa yang mengesankan adalah mahasiswa yang mampu berbahasa dengan baik agar orang lain juga mengerti dan menerima dengan baik apa yang ingin sahabat sampaikan serta terkesan rendah hati dan tidak congkak.

3. Budayakan Sapa dan Salam

Source.int.

“Mahasiswa yang jika bertemu dengan dosen di luar kelas tetap menyapa dengan santun, bukan malah menghindar atau pura-pura tidak melihat dosennya. Soalnya banyak mahasiswa yang kalau sudah tidak diajar, mereka agak cuek sama dosennya, apalagi dosen yang kasih nilai tidak sesuai dengan harapan mahasiswa tersebut,” – Hasriani G, Dosen FBS UNM.
Sahabat estetika, jangan lupa menyapa dosennya dan berjabat tangan dengan beliau yah. Itu akan memberi kesan hubungan hangat dan akrab antara dosen dan mahasiswanya. Jangan malah menghindari mereka.

4. Bersahabat, Bersahaja, dan Bisa Bercanda.

Foto: A.Padauleng

Tahukah sahabat estetika bahwa tak jarang loh dosen juga bisa dijadikan sebagai teman kita tapi tetap dalam aturan batasan. Terkadang kita bisa curhat dengan mereka jika mereka sedang dalam waktu luang. Dosen juga senang jika kita bercanda dengan mereka, eitss asal tidak kelewatan yah. Dan yang paling penting, sahabat harus tahu kapan kita harus serius dan kondisi yang mana kita bisa bercanda.

5. Taat Waktu, Ruang, dan Aktifitas Perkuliahan.

Source:int

Kita tahu di Indonesia dikenal dengan istilah jam karet. Artinya, kebanyakan orang Indonesia sering datang tidak tepat waktu. Nah, kebiasaan itulah yang Sahabat harus ubah jika ingin menjadi mahasiswa yang mengesankan. Sahabat harus bisa melatih diri dalam hal disiplin waktu. Jangan biarkan dosen menunggu jika Sahabat memiliki janji pertemuan dengan mereka, karena hal itu akan membuatnya merasa bahwa Sahabat telah membuang-buang waktunya. Sahabat harus lebih dulu berada di kelas daripada mereka. Dosen mungkin tidak akan menegur jika Sahabat terlambat, tapi ia bisa menandai mana mahasiswa yang suka telat ataupun bolos loh. Selain itu, biasanya setiap dosen memiliki batas maksimal ketidakhadiran mahasiswanya di kelas. Jika Sahabat melebihi batas tersebut, siap-siap aja nilai Sahabat akan jelek. Jadi, usahakan selalu hadir di kelas yah dan rajin kerjakan tugasnya meski tidak perlu lagi diingatkan.

Itulah tadi beberapa tips bagaimana menjadi mahasiswa yang mengesankan. Bukan cuman modal kepintaran saja, tapi juga modal sikap dan skill lainnya. Apakah Sahabat sudah menjadi mahasiswa mengesankan? Selamat mencoba yah Sahabat Estetika, Good luck!

Reporter : A. Padauleng

Estetika Tim