Gowa, Estetika – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sistem Informasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menggelar Seminar Nasional dalam perhelatan Sisfo Fair 2019 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Kampus II UINAM, Samata, Gowa, Selasa (29/10).

Seminar Nasional bertajuk “Entrepeneur to Technopreneur” ini menghadirkan Founder Sahaba’ Kreatif, Zulkifli AT., Program Manager G.N 1000 Startup Digital, Sudirman Jusman, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Nimal Lahamang, dan Founder Siku Ruang Terpadu, Muhammad Rais, sebagai pembicara.

Salah seorang pemateri, Zulkifli AT., menerangkan bahwa dalam memulai suatu bisnis perlu jeli melihat peluang yang ada.

“Kalau mau jadi echnopreneur, gampang. Kita semua punya gawai, tinggal apa yang bisa kita jual, kita harus jadi yang sedikit berbeda. Karena yang paling baik sekarang adalah yang sedikit berbeda. Tinggal kita jeli melihat peluang yang ada dan berani memulai dengan kreatifitas,” terangnya.

Lebih lanjut, pria yang juga merupakan produser film Silariang ini pun menjelaskan bahwa sebagai seorang enterpreneur, perlu menentukan pasar produk yang kita miliki.

“Kita perlu menentukan mau bersaing dimana produk kita. Di value, kita perlu bersaing dengan harga, akan cepat berkembang, tapi kalau tidak hati-hati bakal beresiko. Atau mau bersaing di brand, bersaing mengenai kualitasnya, tapi perlu waktu yang lama membangun brandnya,” jelasnya.

Terakhir, ia menegaskan bahwa untuk menjadi seorang enterpreneur, perlu menjadi seorang yang visioner.

“Jadi enterpreneur kita perlu lihat apa yang sudah enterpreneur sukses lakukan, pertama kita perlu berani untuk ditolak. Selanjutnya kita perlu menjadi visioner, seseorang dengan visi yang kuat, dan tidak mudah menyerah,” pungkas Chief Executive Officer (CEO) Sahaba’ Kreatif tersebut.

Reporter: TIM ESTETIKA

Tim Estetika