Fri. Oct 30th, 2020

SAHABAT PESISIR GELAR AKSI KOLABORASI SAHABAT PESISIR II DI MAROS

Rilis, Estetika – Delapan komunitas yang tergabung dalam Sahabat Pesisir menggelar Aksi Kolaborasi Sahabat Pesisir II di Dusun Binanga Singkara, Desa Ampekale, Kec. Bontoa, Kab. Maros, Minggu (4/10).

Suasana pembagian air bersih di Dusun Binanga Singkara, Kab. Maros, Minggu (4/10). Foto: Dok. Pribadi Sahabat Pesisir.

Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak dan Bersinergi untuk Bontoa” dan diikuti oleh delapan komunitas, yaitu Maros Berbagi, Generasi Muda Pencinta Alam (GEMPA), Guru Untuk Bangsaku (GUB), Sedekah Makanan Indonesia (SEMAKIN), GreenMakers by Mall Sampah, Giving Fun (GF), Jumat Sedekah Makassar (JSM), dan Relawan Kesehatan Makassar (RKM) ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar mendapatkan air bersih, pelayanan kesehatan gratis dan edukasi terkait sampah dan lingkungan.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Kolaborasi Sahabat Pesisir II, Wicahyo Puto, mengatakan bahwa perbedaan kegiatan tahun lalu dan tahun ini yaitu pengadaan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi mengenai sampah dan lingkungan.

“Perbedaan kegiatan tahun lalu dan sekarang itu, tahun lalu kami (Baca: para komunitas) hanya melakukan pembagian air bersih dan membersihkan, kalau sekarang ditambah pelayanan kesehatan gratis dan edukasi mengenai sampah dan lingkungan,” terang lelaki asal Kota Maros ini.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa Aksi Kolaborasi Sahabat Pesisir ini akan diadakan lagi tahun depan karena masih terdapat beberapa lokasi yang masih mengalami kekeringan.

“Tidak menutup kemungkinan tahun depan kegiatan ini akan diadakan lagi karena masih banyak titik-titik di daerah Maros yang masih mengalami kekeringan,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Sasmita, mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini semoga disediakan tempat pembuangan sampah yang dapat didaur ulang sehingga mampu menciptakan sebuah lapangan kerja bagi warga sekitar.

“Saya senang, kalau bisa dikasih bersih semua atau dibuatkan tempat sampah atau tempat pembuangan sampah yang bisa didaur ulang seperti kerajinan tangan, supaya warga disini termotivasi untuk tidak buang sampah sembarangan lagi dan yang tidak ada kerjanya bisa jadi kerja,” tutur wanita asal Kendari tersebut.

Rilis: Sahabat Pesisir

Leave a Reply

Skip to toolbar