Wed. Sep 16th, 2020

DANDHY DWI LAKSONO: LEPASKAN KETERGANTUNGAN AGAR BEBAS BEREKSPRESI

Padang, Estetika– Dandhy Dwi Laksono, salah seorang jurnalis yang terkenal melalui karya buku dan film dokumenternya. Kali ini membawakan materi Video Jurnalisme Menggunakan Smartphone dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang di Gedung Rektorat lama Lt. 2 UIN IB, Padang, Sabtu (7/7).

Kegiatan yang diikuti oleh 25 perwakilan LPM dari berbagai daerah di Indonesia ini sengaja mengusung tema “Mobile Video Journalism” dengan harapan peserta dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dalam perkembangan di bidang jurnalistik. Materi Video Jurnalisme Menggunakan Smartphone sendiri merupakan materi pertama dari tiga materi yang diberikan yakni editting dan publishing.

Sebelum menyampaikan materi, Dandhy mengungkapkan bahwa ia juga pernah berkecimpung di dunia Pers Mahasiswa (Persma).

“Saya juga dulu anak Persma. Tahun 1996. Waktu itu saya kuliah di Universitas Padjajaran. Tapi kami tidak pernah tunggu uang dari atas (Baca: Birokrasi),” ungkapnya.

Lebih lanjut, pria berkelahiran Lumajang ini berpesan bahwa sebagai manusia harus lepas dari ketergantungan terhadap apapun, begitu pula LPM yang harus melepaskan ketergantungannya pada apapun.

“Kita jadi manusia jangan mau ketergantungan sama smartphone, begitu juga LPM. Sebagai Persma, kita musti bisa berdiri sendiri, tidak usah menunggu biaya dari atas. Agar berita yang kita angkat tidak berat akan tendensi dari pihak manapun. Ada berita bagus, langsung angkat,” tuturnya.

 

Reporter : Tirta Ningtyas Alifia

Leave a Reply

Skip to toolbar