Estetika, Makassar – Jelajah Kota Daeng III (JKD3) Mahasiswa Pencinta Alam dan Seni Budaya (MPAS) Maestro Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi dibuka Wakil Walikota Makasar, Syamsu Rizal di Ballroom Lt.2 Gedung Phinisi UNM pukul 10.30 Wita, Kamis (7/9).

Kegiatan yang mengangkat tema Orienteering Menuju Cabang Olahraga Nasional Indonesia ini menampilkan beberapa item kegiatan diantaranya, Seminar Orienteering Global, Choching Clinic, Lomba Etape I, Lomba Etape II, dan Konsorium Orienteering. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari (6-10/9).

Syamsu Rizal, dalam sambutannya mengapresiasi pencapaian MPAS Maestro dalam melaksankan kegiatan JKD3.

“Pemerintah kota Makassar tentunya mengapresiasi kegiatan ini (JKD3). Keterampilan Orienteering atau bernavigasi seharusnya dimiliki setiap orang karena keterampilan ini adalah keterampilan dasar,” ucap lelaki yang akrab disapa Deng Ical.

Syamsu Rizal (Deng Ical) memberi sambutan pada pembukaan Jelajah Kota Daeng III (JKD3) MPAS Maestro FBS UNM, Kamis (7/9). Foto: Estetikapers.

Selain dihadiri pihak pemerintah kota, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI), civitas kampus, dan lembaga kemahasiswaan FBS UNM. Dekan FBS UNM, Syarifuddin Dolla mengungkap MPAS Maestro sebagai vionir orienteering kawasan Indonesia Timur.

“Setahu saya, Maestro satu-satunya lembaga pencinta alam yang melaksanakan lomba orienteering di Indonesia Timur. MPAS Maestro seringkali melakukan kegiatan penelitian, kegiatan yang dilakukan MPAS Maestro¬† tidak hanya menunjang dari bidang kelembagaan tapi juga bidang akademik,” ujarnya.

Selain itu, Mudabbir, Presiden BEM UNM mengharapkan partisipasi semua pihak untuk lancarnya kegiatan JKD3.

“Semoga kita bisa berkolaborasi untuk mensukseskan acara ini,” harapnya.

 

Reporter: TIM Redaksi Estetika

Estetika Tim