Sat. Oct 31st, 2020

UKM SENI WALASUJI TAMPILKAN NASKAH ORANG KASAR

Gunungsari, Estetika Adegan romantis turut menghiasi pementasan teater naskah “Orang Kasar” karya Anton Chekov oleh UKM Seni Budaya Walasuji Universitas Muhammadiyah Pare-pare (Umpar) di Auditorium Ammanagappa, pada malam terakhir Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI XIII BESTRA), Selasa (28/3).

Naskah tersebut bercerita tentang seorang penagih hutang yang jatuh cinta kepada janda muda nan cantik. Janda tersebut ditinggal mati oleh suaminya dengan hutang yang banyak. Ketidak sabaran sang penagih hutang yang terus memaksa janda melunasi hutang-hutang almarhum suaminya justru berakhir jatuh cinta kepada si janda tersebut.

Salah seorang dosen Sastra Indonesia, Suarni Syam Saguni turut mengapresiasi pwmentasan tersebut menurut kaca mata penonton. Ia mengungkapkan bahwa penampilan tersebut belum bisa memuaskan penonton.

“Menurut saya, karakter tokoh yang digambarkan dalam penampilan naskah teater karya Jacob ini tidak dapat, bukan seperti karakter tokoh orang kasar, melainkan seperti orang cengeng, dan penjiwaannya juga kurang kuat”, ungkap mantan Kepala Suku Bestra ini.

Hal tersebut juga diakui oleh aktor pemeran utama dalam pementasan tersebut, Firman. Ia mengatakan bahwa intonasi merupakan salah satu kesulitan dalam sosok yang diperankannya.

“Kesulitan dalam peran ini yaitu intonasi saya yang kurang sampai, sebenarnya ada beberapa intonasi yang harusnya keras tapi saya kurang sampai, namun alhamdulillah tidak ada satu pun dialog atau naskah yang saya lupa”, ujarnya.

Namun di sisi lain, Miftahul Maghfira, sutradar pementasan, justru mengapresiasi kerja crew dan aktornya.

“Dengan proses yang singkat kami (baca: crew dan aktor) telah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan teater malam ini dengan sebaik-baiknya”, pungkasnya.

Reporter : Riska Aprilia

Leave a Reply

Skip to toolbar