Lomba baca puisi di kegiatan Open Himaprodi PBSI, Kamis (11/5). Foto: Irma Rahmayani.

Parangtambung,Estetika – Hari kedua Olimpiade Pendidikan (Open) dan Pekan Pujangga 2017 yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) dimulai sekitar pukul 09:00 Wita, Kamis (11/5).

Item yang dilombakan, diantaranya lomba puisi, debat, dan CTBI (Cepat Tepat Bahasa Indonesia). Lomba puisi terdiri dari puisi wajib dan puisi bebas dengan mengangkat tema “Membaca Indonesia Melalui Kearifan Budaya dan Keagungan Bahasa”.

Kiki Reski, selaku koordinator lomba puisi menjelaskan, tema ini dipilih karena kurangnya minat membaca anak-anak zaman sekarang dan melalui lomba ini ia ingin menumbuhkan semangat membaca anak Indonesia.

“Karena kita ingin menumbuhkan semangat membaca anak-anak Indonesia dan mengangkat nilai-nilai budaya yang ada. Melihat zaman sekarang, semakin kurang (minat baca) jadi kita mengambil tema itu untuk meningkatkan kembali,” jelas koordinator lomba Puisi.

Ia juga mengungkapkan kriteria penilaian pada lomba puisi meliputi vokal, gerak, intonasi, dan artikulasi serta kesesuaian puisi dengan tema.

Persiapan untuk lomba puisi ini telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum acara Open.

“Kita itu sudah mempersiapkan jauh-jauh hari, mulai dari persiapan juknis, membuat powerpoint untuk presentasi juknis sampai akhirnya untuk perlombaan,” tutur mahasiswa angkatan 2016 ini.

Selain itu, adanya keterlambatan pengumpulan puisi hingga beberapa peserta yang terlambat registrasi menjadi kendala utama panitia Open. Kiki resky berharap, tahun depannya kegiatan ini akan terlaksana lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan kita bisa melanjutkan yang seperti ini untuk tahun berikutnya dan akan diberikan yang lebih baik lagi dari yang sekarang,” tutup mahasiswa yang akrab disapa Kiki ini.

Reporter : Suhartini Lestari

Estetika Tim