Parangtambung, Estetika – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Sukardi Weda, resmi melepas 50 peserta Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Intelektual (LKMI) Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Depan Gedung DG FBS UNM, Jumat (8/11).

Kegiatan yang mengusung tema “Dekonstruksi Keberagaman Upaya Menjaga Muruah Merah” ini diikuti 50 peserta dari Program studi Sastra Indonesia (Sasindo), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (8-10/11) di Rumah adat Takalar, Benteng Somba Opu, Gowa.

Penyematan ID Card peserta LKMI Dema JBSI FBS UNM oleh Sukardi Weda di Halaman Gedung DG FBS UNM, Jumat (8/11) Foto: Ainun Nur Oktaviani/Estetikapers.

Ketua panitia LKMI, Amriadi Anwar, mengatakan bahwa LKMI diadakan untuk meningkatkan intelektual sesuai tema yang telah diusung.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan intelektual sesuai dengan tema yang kami usung dan sebagai upaya untuk lebih mempererat kebersamaan angkatan 2018,” ungkapnya.

Presiden Dema JBSI FBS UNM, Amastasha, berharap agar melalui kegiatan ini, peserta dapat mengetahui budaya JBSI FBS UNM.

“Selain belajar meningkatkan muruah merah JBSI, kami berharap agar setelah kegiatan ini peserta dapat mengetahui budaya JBSI pada khususnya dan FBS pada umumnya,” jelasnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Sukardi Weda, menuturkan bahwa kegiatan ini sebagai agen sosialisasi Mahasiswa.

“Latihan kepemimpinan ini merupakan agen sosialisasi dan belajar mahasiswa. Bukan hanya diharapkan pintar intelektual namun juga dalam emosional, dan ini didapatkan dari interaksi antar mahasiswa melalui kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Reporter: Ainun Nur Oktaviani

Estetika Tim