Sun. Sep 20th, 2020

SOSOK AMIN RASYID DIMATA MAHASISWA PERMATA

Source : Internet

Makassar, Estetika – Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang pernah mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara (Permata) di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) turut merasakan kesedihan ketika mendengar kabar berpulangnya Amin Rasyid, ayah angkat mereka ketika menjalani kehidupan satu semester di Makassar, yang dimakaman pada Minggu (2/4) di Borong Bulo-Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Sosok almarhum yang penyayang dan begitu bijaksana membuat mahasiswa Permata 2016 asal UPI Bandung menangis dan merasa ingin kembali ke Makassar.

“Bapak itu orangnya penyayang dan bijaksana sekali. Ketika mendengar kabar, rasanya tidak bisa berpikiran jernih lagi, langsung nangis dan ingin berlari ke Makassar,” ujar Amirush Shaffa.

Ia menambahkan, ada firasat yang dirasakannya.

“Pantas kemarin-kemarin saya merasa aneh, tiba-tiba rindu dan rasanya ingin membuatnya bangga, jadi saya ikut seleksi mahasiswa berprestasi seperti yang diinginkannya. Semoga kemenangan saya bisa membuatnya tenang dan senang,” tutupnya.

Senada dengan itu, mahasiswa permata 2015, Sarah Sekar di Yogyakarta juga berkabung. Melalui tulisan di akun instagram miliknya, ia mendedikasikan satu postingan untuk keluarga di Makassar yang telah menerimanya dengan baik tinggal di rumahnya. Ia bercerita, mungkin kabar tersebut adalah jawaban atas firasatnya bermimpi tiga hari berturut-turut pulang ke Makassar.

“Sosok bapak bagi saya, semoga senantiasa dilapangkan dalam kuburnya, diampuni dosanya, dan diterima amal ibadahnya. Semoga saya bisa mencontoh keikhlasan dan ketulusan beliau dalam hidup,” ungkap mahasiswa UNY tersebut.

Reporter : Nur Anita Syamsi

Sumber Gambar: Internet

Leave a Reply

Skip to toolbar