Sun. Sep 20th, 2020

SEKJUR RESMI BUKA MUSYAWARAH JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


Makassar, Estetika
– Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI), Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Universitas Negeri Makassar (UNM), melaksanakan Musyawarah Jurusan(Musjur) dengan mengusung tema “Lihat, Dengar dan Rasakan” yang dilaksanakan di Gedung DG 105 FBS UNM, Parangtambung, pada Jumat (20-22/1).

Musjur ini dihadiri oleh tiga program studi (Prodi) yang ada di JBSI sendiri, yaitu, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD), juga Sastra Indonesia (Sasindo), serta dihadiri empat lembaga yang bekerja sama yaitu, Bengkel Sastra(BESTRA), Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia(Himaprodi PBSI), Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia(HMPS Sasindo), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Daerah(HMPS PBSD).

Pelaksanaan Musjur ini bertujuan untuk memperadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) serta melahirkan presiden Dewan Mahasiswa (Dema) JBSI.

Kegiatan yang seharusnya dibuka resmi oleh Ketua Jurusan (Kajur) BSI Muhammad Saleh, tetapi karena beliau berhalangan untuk hadir, akhirnya digantikan oleh Sekertaris Jurusan (Sekjur) BSI Syamsudduha.

Dalam sambutannya ia berpesan agar mahasiswa yang nantinya akan dipilih menjadi pengurus lembaga, terdapat mahasiswa berprestasi dan mampu memanfaatkan logikanya.
“Mahasiswa yang dipilih sebagai pengurus lembaga itu tidak sembarang, mereka-mereka itu adalah mahasiswa yang punya prestasi dan mahasiswa yang mampu memanfaatkan logika, bukan hanya bisa berkoar-koar,” jelasnya.

Juga senada dengan apa yang disampaikan oleh Muhammad Fadel, Selaku ketua panitia Musjur JBSI, berharap agar siapapun yang terpilih mejadi Presiden dan Pengurus Dema nantinya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Saya berharap, semoga siapapun yang terpilih menjadi presiden Dema dan Pengurus Dema agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan bisa menjalankan kinerja-kinerja dengan baik kedepannya,” tutupnya.

Reporter : Nur Fajriani R.

Leave a Reply

Skip to toolbar