Sun. Sep 20th, 2020

PENUTUPAN FESTAMASIO VIII BERLANGSUNG SEMARAK

Makassar, Estetika – Penutupan Festamasio (Festival Teater Mahasiswa Nasional) VIII yang dihelat di Fort Rotterdam, Makassar, Minggu (9/4) sekitar pukul 20.30 Wita, berlangsung semarak. Kegiatan ini diadakan selama sembilan hari (1-9/4) dengan mengangkat tema “Fisika dalam Teater”.

Acara penutupan ini di meriahkan oleh penampilan tari Padduppa serta iringan kelong-kelong Sinrilik dari tuan rumah Festamasio VIII Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Negeri Makassar (UNM) dan pembacaan do’a oleh Firman Ahmad.

Salah seorang panitia Festamasio VIII yang tak ingin disebut namanya menuturkan, penutupan diselenggarakan di Benteng Fort Rotterdam dikarenakan letaknya yang strategis untuk di kunjungi oleh seluruh elemen masyarakat kota Makassar.

“Kami memilih Benteng Fort Rotterdam karena lokasinya sangat strategis untuk masyarakat kota Makassar,” tutur salah satu panitia yang mengenakan topi itu.

Dalam sambutannya, Jabal Nur selaku ketua panitia Festamasio VIII, mengapresiasi semangat peserta pada ajang festamasio VIII ini.

“Di panggung ini, kita tidak semena-mena mencari siapa yang terbaik, kurang baik ataupun siapa pemenang dan kalah. Tapi yakinlah bahwa kita semua pemenang. Saya sangat mengapresiasi semangat dan kegigihan para teater muda Indonesia di ajang kali ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga memberi ucapan selamat kepada UKM Teater Sisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), atas terpilihnya sebagai tuan rumah Festamasio selanjutnya.

“Selamat pula kepada UKM Teater Universitas Muhammadiyah, Sumatera Utara sebagai tuan rumah di festamasio ke IX,” tutupnya.

Di malam puncak penganugrahan, panitia memberikan sembilan apresiasi kepada peserta. Dari sembilan apresiasi tersebut, Bengkel Sastra (Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM, berhasil mendapatkan tiga nominasi.

Reporter : St. Fatimah (AM Estetika)

Fotografer : Kamelia (AM Estetika)

Leave a Reply

Skip to toolbar