Wed. Sep 30th, 2020

PENAMPILAN PBSD A MENGURAS EMOSI PENONTON

Makassar, Estetika – Kelas A (Bugis) Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) angkatan 2015 sukses menghelat pentas kelas dengan menampilkan naskah “Reweqni Amboqku” di Auditorium Ammanagappa, Rabu (6/12).

Reweqni Amboqku merupakan adaptasi dari naskah “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail. Yang berbeda dari naskah Reweqni Amboqku ini adalah karena ditampilkan dengan menggunakan bahasa Bugis.

Mengingat kembali masa kecil melalui penampilan PBSD A (Bugis) lewat naskah Reweqni Amboqku, Rabu (6/12). Fotografer: Siti Arisa/estetikapers.

Diawal drama, penonton dibuat kembali mengingat masa kecil dengan menampilan permainan-permainan tradisonal, yaitu dende, lompat tali, cuncungpene yang diperankan oleh anak-anak kecil.

Reweqni Amboqku sendiri menceritakan tentang seorang ayah yang meninggalkan istri dan ketiga anaknya di malam takbiran untuk merantau. Kepergian sang ayah membuat Wara anak sulungnya dendam kepadanya.

Setelah 10 tahun kepergian sang ayah, tepat di malam takbiran sang ayah pulang. Tenri dan Besse menyambut gembira kedatangan sang ayah, namun berbeda dengan Wara. Wara menolak kedatangan sang ayah karena mengingat penderitaan yang ia alami setelah kepergian sang ayah.

Adegan saat Wara menolak kedatangan sang Ayah yang menjadi awal puncak emosi penonton, Rabu (6/12). Fotografer: Siti Arisa/estetikapers.

Puncak emosi penonton terjadi ketika percekcokan antara ayah dan Wara. Percekcokan berujung pengusiran sang ayah. Setelah ayahnya pergi Tenri menyusulnya, tetapi hanya kopiah dan baju ayahnya yang ia temukan di dekat jembatan. Sang Ayah reweq (berpulang) bunuh diri. Cerita diakhiri dengan kepergian ayah dan penyesalan Wara karena keras hatinya dan ia menganggap dirinyalah yang telah membunuh ayahnya.

Mukarramah, salah seorang penonton, mengaku terkejut karena ekspektasinya untuk drama ini berbeda dengan apa yang dipentaskan.

“Ceritanya sangat menyedihkan, awalnya ku kira reweqniamboqku itu ayahnya pulang dari rantau tapi ternyata reweq ke-Rahmatullah bapaknya,” katanya sambil sedikit terisak.

Reporter: Siti Arisa E

Leave a Reply

Skip to toolbar