Estetika, Makassar – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia (Sasindo) akan menggelar Pekan Sastra II pada bulan Oktober 2017 mendatang. Kegiatan yang mengangkat tema “Menafsirkan Zaman Melalui Sastra” ini menyajikan lomba penulisan puisi, cerpen, dan esai. Batas pengiriman tulisan berakhir pada 10 September 2017. Sementara pengumuman kontributor akan diumumkan sepekan setelah batas pengiriman atau 17 September dan akan diadakan pengumuman juara dan penyerahan hadiah di malam penganugrahan malam Pekan Sastra pada 28 Oktober 2017 di kampus Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Berikut ini, syarat dan ketentuan lomba Pekan Sastra II:

1) Peserta umum dan tidak dibatasi usia;

2) Peserta wajib add facebook HMPS Sasindo FBS UNM dan like Funpage Pekan Sastra II;

3) Share info lomba ini dengan tag 20 orang teman melalui media sosial Instagram dan Facebook;

4) Karya orisinil, belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang diikutkan lomba lain;

5) Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia

6) Karya berbentuk softfile dengan format .docx atau .doc dengan ukuran A4, margin normal, font Times New Roman, size 12pt, spasi 1,5;

7) Peserta wajib melampirkan biodata narasi (tentang penulis) maksimal 100 kata dibagian akhir karya;

8) Karya dikirim melalui email ke alamat pekansastra1415@gmail.com dengan format: Lombapuisi/cerpen/esai_namapengarang. Contoh: Lombapuisi_NurfadilaAmal

9) Khusus untuk esai, minimal 1.500 kata;

10) Karya tidak dibatasi untuk semua item lomba;

11) Tema: Menafsirkan Zaman Melalui Sastra.

Persyaratan lomba Pekan Sastra II HMPS Sasindo FBS UNM. Foto: INT

Bagi pemenang lomba juara I,II, dan III berhak mendapat sertifikat, buku, dan uang tunai. Selain itu, bagi karya terbaik mendapat sertifikat dan karya akan dibukukan. Kegiatan ini menggandeng juri lomba dari kalangan dosen, Aslan Abidin sebagai juri penulisan puisi, Irfan Palippui sebagai juri penulisan esai, dan Suarni Syam Saguni sebagai juri lomba penulisan cerpen.

Batas pengiriman tulisan sempat diundur pihak panitia. Saat dikonfirmasi, Rostan Yuniardi, panitia Pekan Sastra II membenarkan hal tersebut.

“Diperpanjang hingga tanggal 10 September 2017. Hal ini karena banyaknya permintaan dari luar (peserta lomba). Jadi kami dari pihak panitia mengambil sikap untuk memperpanjang,” ujar lelaki yang akrab disapa Jonatan ini.

 

Reporter: TIM Redaksi

Estetika Tim