Selepas pembukaan Open dan Pekan Pujangga Himaprodi PBSI FBS UNM, para peserta, panitia, dan pihak undangan berfoto bersama, Rabu (10/5). Foto: Irma Rahmayani.

Parangtambung, Estetika -Olimpiade Pendidikan (Open) dan Pekan Pujangga 2017 yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) resmi dibuka di Lapangan Basket Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Rabu (10/5) pukul 14.35 Wita.

Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari ini (10-14/5) mengangkat tema “Membaca Indonesia Melalui Kearifan Budaya dan Keagungan Bahasa” diikuti 28 sekolah SMA/SMK/MA sederajat se-Sul-Selbar.

Sainal Masri, selaku Ketua panitia Open, menuturkan panitia penyelenggara menggarap kegiatan sejak dua bulan yang lalu.

“Proses penggarapan dua bulan. Saya ucapkan banyak terimah kasih kepada segenap panitia yang masih loyal menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Peserta yang terdaftar mengikuti lomba diantaranya: Puisi dengan 30 peserta, Debat 12 tim, KTI (Karya Tulis Ilmiah) 6 tim, Akustik 8 tim, lomba Mendongeng 22 peserta, dan CTBI (Cepat Tepat Bahasa Indonesia) dengan 13 peserta.

Andi Hidayat selaku perwakilan Walikota Makassar menyampaikan sambutannya pada kegiatan pembukaan Open dan Pekan Pujangga Himaprodi PBSI, Rabu (10/5). Foto: Irma Rahmayani.

Kegiatan ini dihadiri Andi Hidayat selaku perwakilan Walikota Makassar. Ia berharap kegiatan ini dapat berjenjang hingga tingkat nasional.

“Saya sangat bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini. Karena selama ini kita hanya mengenal olimpiade MIPA dan olahraga. Ternyata di FBS UNM, ada pula olimpiade bahasa Indonesia,” ujarnya.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berjenjang ke tingkat nasional. Dinas Pendidikan mengapresiasi adanya kegiatan ini sebagai ajang silahturahmi dan penyaluran bakat,” tambahnya.

Selain itu, Utari, salah seorang peserta Open merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Baginya, kegiatan Open dapat memberi wadah untuk memperdalam bakat sastranya.

“Saya senang dengan kegiatan ini, jujur saja saya suka sastra tetapi saya butuh ruang untuk berkompetisi. Kegiatan ini membuka lebar peluang saya dan teman-teman untuk menampilkan bakat yang kami miliki dalam ranah sastra,” pungkasnya.

Reporter: St. Fatimah

 

Estetika Tim