Parangtambung, Estetika  – Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan aksi simbolik dengan membagikan bunga mawar kepada pihak birokrasi dan mahasiswa di Kampus FBS UNM Parangtambung, Senin (16/9).

Aksi simbolik ini diadakan oleh LK FBS UNM untuk mengawal kasus kekerasan akademik yang terjadi di FBS UNM. Nantinya, Komisi Disiplin (Komdis) FBS UNM akan mengumumkan hasil rapat keputusan terkait sanksi yang diberikan kepada salah seorang dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (BSI) atas tindak pemukukan terhadap salah seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI).

Menteri Sosial dan Politik Badan Eksekutif Mahasswa (BEM), Muh. Fadel Rachman, menjelaskan bahwa LK FBS UNM memberikan bunga mawar untuk para dosen yang ditemui.

“Pemberian bunga itu untuk dosen dan mahasiswa. Sistem pembagian bunganya itu setiap ada dosen yang ditemui, akan diberikan bunga mawar,” jelasnya.

Ia juga berharap agar aksi simbolik ini dapat mengembalikan citra FBS UNM akan kasus kekerasan akademik.

“Tujuan diadakannya aksi simbolik ini, dengan pemberian bunga FBS ini bisa harum kembali namanya yang telah dirusak oleh dosen yang telah memukul mahasiswa, semoga kampus kita bisa bersih kembali,” lanjutnya.

Reporter : Hudzaifa Afifah Hamka
Estetika Tim