Parangtambung, Estetika – Dewan Mahasiswa (Dema) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (JBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Kajian Santai (Kata) di Sekret Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) FBS, Parangtambung, Rabu (5/12).

Suasana Kajian santai HMJ Bahasa Indonesia, di Sekretariat HMJ FBS UNM, Rabu, (05/12). Foto: Dokumentasi pribadi Dema JBSI.

Kajian yang membahas tentang “Literasi dan Gerakan Mahasiswa” bertujuan untuk mengedukasi dan menyadarkan mahasiswa tentang pentingnya literasi dalam pergerakan mahasiswa. Kajian ini juga menghadirkan Muh. Fadel Rachman, Presiden Dema JBSI FBS UNM, Muh. Ridho S, Ketua eLTIM, dan Rostan Yuniardi, Ketua HMPS Sasindo, sebagai pemateri serta diikuti oleh dua puluh lima mahasiswa JBSI FBS UNM.

Dalam pemaparan materinya, Muh. Ridho S, Ketua eLTIM, menjelaskan bahwa literasi dapat meningkatkan kesadaran sosial dan kepekaan dalam bermasyarakat.

“Literasi mampu meningkatkan kesadaran sosial dalam bermasyarakat dengan cara membaca, literasi juga membuat kita tau bagaimana keresahan di ruang lingkup sekitar kita,” jelas mahasiswa yang akrab disapa Ridho ini.

Di sisi lain, Muh. Fadel Rachman, Presiden Dema JBSI FBS, menuturkan bahwa pemahaman literasi dapat mempengaruhi seserang saat mensuarakan aksi.

“Pentingnya literasi juga berefek saat turun aksi karena sebelum aksi kita harus meriset apa saja akar dari permasalahan,” tuturnya.

Ayatullah Patullah, salah satu peserta, mengungkapkan bahwa kajian ini memberikan pemahaman tentang pentingnya literasi baik dikalangan mahasiswa maupun masyarakat.

“Pastinya bisa juga mengerti bagaimana peran pentingnya literasi dikalangan masyarakat khususnya kita sebagai mahasiswa,” ungkap mahasiswa Prodi Sasindo ini.

Reporter: Nahdatul Aini

editor estetika