Sat. Sep 19th, 2020

KAJIAN HMPS ACCES, ROMANTISME BUKAN HANYA SEKADAR CINTA

Parangtambung, EstetikaРHimpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Association of English Education Students (Acces) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) adakan Kajian Romantisme Mahasiswa di Pelataran Gedung DH FBS UNM, Kamis (10/5).

Kajian Romantisme yang mengusung tema
“Antara Cinta dan Rindu” merupakan program kerja Divisi Advokasi HMPS Acces yang bertujuan untuk menjalin hubungan yang lebih baik antara masyarakat Pendidikan Bahasa Inggris dengan pengurus HMPS Acces.

Suasana kajian romantisme mahasiswa HMPS ACCESS (10/5) foto : Andi Fitrah Insaan /estetikapers.

Anggi Nur Oktavia HS, anggota Divisi Advokasi, mengungkapkan bahwa bukan hanya kajian mengenai demonstrasi saja yang dapat digarap, divisi advokasi juga ingin menunjukkan bahwa mereka dapat mengangkat tema yang menarik untuk dibahas.

“Kita sebagai divisi advokasi ingin mengangkat tema yang lain dari divisi-divisi lainnya. Divisi advokasi ingin menunjukkan bukan hanya kajian tentang demonstrasi saja yang bisa dibahas, tetapi kami juga dapat mengangkat tema yang menarik dan unik untuk dibahas,” paparnya.

Dwi Rezki Hardianto, Narasumber dalam kajian romantisme, memaparkan bahwa romantisme bukan hanya sekadar cinta, tetapi romantisme merupakan gerakan sosial yang menyentuh hati nurani.

“Romantisme bukan hanya sekadar cinta, romantisme lebih tepatnya merupakan gerakan sosial yang menyentuh hati nurani,” ungkap mahasiswa yang juga menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM.

HMPS Acces berhasil melaksanakan kajian yang menarik. Hal ini didukung dengan pengakuan Muhammad Ikbal Fauzi selaku peserta kajian.

“Menurut saya kajian ini menarik dan bermanfaat untuk membangun rasa emosional mahasiswa untuk lebih baik kedepannya,” terangnya.

Reporter: AM 10 ESTETIKA

Leave a Reply

Skip to toolbar