Fri. Oct 30th, 2020

IKUTI FESTIVAL RAKYAT, LK FBS GABUNG BERSAMA GERAM GELAR AKSI KAMPANYE

Makassar, Estetika – Lembaga Kemahasiswaan (LK) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Gerakan Aliansi Mahasiswa (GERAM) menggelar aksi kampanye “Cabut Omnibus Law” Cipta Kerja (Ciptaker) di Jalan Andi Pangeran Pettarani Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/10).

Suasana saat berlangsungnya aksi “Cabut Omnibus Law” di jalan Andi Pangeran Pettarani. Jum’at, (16/10). Foto : Andi Raihan Atas/Estetikapers.

Selain LK FBS UNM, ada beberapa organ yang tergabung dalam Aliansi GERAM, di antaranya Mahasiswa Makassar (MAKAR), FSB Kamiparho, Warga Bara-barayya, Warga Kodingareng, Warga Bulogading, Korban DO/Skorsing, Pemuka Agama, Korban Kekerasan, Korban Reklamasi MNP, Korban Deportasi, Buruh Migran, Korban Represitas Aparat, dan beberapa mahasiswa dari kampus yang ada di Makassar yang menuntut keadilan bagi para korban tindak kekerasan representatif aparat dan koban salah tangkap saat aksi pada Kamis (8/10).

Jendral Lapangan (Jendlap), Muhammad Ilham, menjelaskan bahwa demo adalah suara aspirasi rakyat yang harus tersampaikan dengan aman.

“Massa aksi kali ini juga mengecam tindakan represif para aparat, bagaimana supaya aparat menghentikan tindakan represifnya terhadap para masa aksi demo. Karena ini merupakan suara dan aspirasi dari masyarakat yang harus dijaga sesuai dengan konstitusi yang ada,” tuturnya.

Di sisi lain, salah seorang peserta aksi, Syahrul Mubarak, mengungkapkan harapannya untuk para teman-teman mahasiswa.

“Agar teman-teman mahasiswa bisa lebih memasifkan lagi aksinya untuk tetap mengawal isu Omnibus Law Ciptaker. Teruntuk aparat kepolisian, semoga bisa menghentikan tindakan represifnya terhadap massa aksi dan segera mengusut tuntas korban kekerasan aparat,” harapnya.

Reporter: AM 6 & 8 Estetika

Leave a Reply

Skip to toolbar