Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Persatuan Mahasiswa Sastra Inggris (Prasasti) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Univeristas Negeri Makassar (UNM) mengadakan bedah film Dead Poets Society di Lontara Cafe, Malengkeri, Rabu malam (10/10).

Suasana pembedahan film “Dead Poets Society” di Lontara Cafe, Malengkeri, Rabu (10/10). Foto: Andi Afiyah/Estetikapers.

Kegiatan yang dihadiri oleh sebagian besar masyarakat FBS terkhusus mahasiswa Sastra Inggris dari berbagai tingkatan, merupakan salah satu Program Kerja Divisi Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Kesusasteraan.

Film Dead Poets Society yang dibedah oleh Rahman Hidayah merupakan produksi tahun 1989, film ini bercerita tentang seorang pengajar yang memberi inspirasi kepada muridnya untuk membuat perubahan dalam hidup dan mengajak mereka tertarik dengan puisi.

Mutiara Salsabila, anggota Divisi Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Kesusasteraan, mengungkapkan bahwa alasan pembedahan film ini untuk mengubah pola pikir masyarakat mengenai sastra.

“Film ini dipilih karena kami ingin mengubah pola pikir masyarakat mengenai sastra yang berada diposisi paling bawah, dan kami juga ingin memberi motivasi serta rasa percaya diri kepada semua orang mengenai sastra,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mahasiswa program studi Sastra Inggris angkatan 2016 ini berpendapat bahwa film tersebut sangat bagus karena sesuai realita.

“Film ini sangat bagus dan keren karena sesuai dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat kita,” ucapnya.

Di sisi lain, Sarpika, salah satu peserta bedah film, berharap agar Prasasati dapat lebih meningkatkan kualitas bedah film.

“Saya berharap semua pengurus Prasasti dapat terus melanjutkan kegiatan bedah film seperti ini dan saya berharap film yang akan dibedah selanjutnya akan lebih berkualitas dari film ini,” harapnya.

Reporter: Andi Afiyah

Estetika Tim