Parangtambung, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Association Of English Education Students (ACCESS) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Movie Club Disscussion (MCD) di DH 102 FBS UNM, Rabu (9/10).

Suasana berlangsungnya Meeting Club Discussion di DH 102, Rabu (9/10). Foto : A. Dian Islamiati/Estetikapers.

Menghadirkan Muhammad Fardiansyah Irwan sebagai pemantik, kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta diskusi yang merupakan pengurus HMPS ACCESS dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Kegiatan ini mengangkat film Bruce Almighty sebagai diskusi kajian MCD.

Ketua Divisi Pendidikan dan Kebudayaan HMPS ACCESS FBS UNM, Aenul Fitrah, mengaku bahwa genre film Bruce Almight
menjadi alasan pengangkatan bahan diskusi.

“Kami memilih film Bruce Almighty karena ini merupakan film yang bergenre kerohanian dan fiksi komedi yang membahas mengenai Tuhan. Sejauh ini MCD sudah terlaksana selama 4 kali dengan film berbeda, ” ungkap mahasiswa asal Bone tersebut.

Pemateri diskusi, Muh. Fardiansyah Irwan, menuturkan bahwa film Bruce Almighty mengajarkan usaha dan doa harus dilakukan sesorang agar meraih keinginannya.

“Jadi dari film tadi saya berkesimpulan bahwa Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. Intinya tetap berusaha, selalu berdoa karena doa tambah usaha sama dengan hasil yang memuaskan,” tuturnya.

Mahasiswa Prodi PBI, Muh. Djawhary, mengatakan bahwa dirinya memiliki persepsi bahwa film Bruce Almighty memiliki berbagai pemaknaaan bagi penikmat film.

“Pandangan saya mengenai film ini adalah Banyak hal-hal yang menyangkut emosional yang dapat kita angkat sebagai bahan pembicaraan yang serat akan makna,” katanya.

Reporter: A. Dian islamiati

Tim Estetika