Pembukaan Seminar Kebahasaan Himaprodi PBSI dalam kegiatan Open dan Pekan Pujangga. Terlihat sastrawan Indonesia Saut Situmorang (kiri) tengah duduk bersama PD III FBS UNM Abdul Halim (kanan), Minggu (14/5) Foto: Rahayu Al-Qadriah/estetikapers.

Makassar, Estetika – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM), menggelar Seminar Kebahasaan Nasional di Ruang Teater Lt.3 Gedung Pinisi UNM, Minggu (14/5).

Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir kegiatan Olimpiade Pendidikan (Open) dan Pekan Pujangga yang dilaksanakan sejak Rabu-Minggu (10-14/5).

Seminar yang mengusung tema “Membaca Indonesia Melalui Kearifan Budaya dan Keagungan Bahasa” ini dibuka dengan resmi oleh perwakilan pemerintah Sulawesi Selatan.

Saenal Masri, selaku Ketua Panitia, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan elemen atas acara Ini, juga seluruh panitia yang menyukseskan acara ini,” ujarnya.

Abdul Halim PD III FBS UNM memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Kebahsaan Open dan Pekan Pujangga Himaprodi PBSI, Minggu (14/5). Foto: Rahayu Al-Qadriah/estetikapers.

Abdul Halim, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III) dalam sambutannya mengungkapkan, pentingnya sastra dalam kehidupan.

“Sastra itu punya tiga fungsi, yaitu to entertain, to educate, dan to move. Sastra dalam kehidupan itu sangat penting. Maka dari itu, ambillah nilai-nilai, salah satunya nilai luhur supaya bisa kita jadikan patokan dalam hidup,” ujarnya.

Reporter : Nur Amalia Amir & Nur Rahmah

Estetika Tim