Parangtambung, Estetika – Aksi yang digelar Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) turut dirangkaikan dengan Aksi Teatrikal di depan Gedung DA FBS UNM Parangtambung, Makassar, Kamis (11/10).

Adegan teatrikal saat aksi Lembaga Kemahasiswaan se-FBS di depan fakultas Bahasa dan Sastra, Kamis (11/10). Foto: Iriani Putri Amalia/estetikapers.

Dalam teatrikal ini terdapat adegan pelemparan fasilitas kampus yang rusak berupa Air Conditioner (AC) dari atas Gedung DA FBS UNM. Hal tersebut merupakan wujud kekecewaan terhadap pihak birokrasi yang tidak menyediakan fasilitas yang layak bagi mahasiswa. Sayangnya, Pembantu Dekan (PD II) tidak melihat adegan teatrikal yang ditampilkan oleh Sulkifli.

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Inggris ini mengungkapkan bahwa adegan lempar fasilitas ini sebagai bentuk tuntutan sekaligus singgungan terhadap pihak birokrasi terkait fasilitas kampus yang tidak layak.

“Sebenarnya adegan ini memberikan gambaran untuk menyinggung pendingin yang tidak layak, di dalam kelas adaji AC tapi tidak berfungsi, ada kipas tapi ribut sekali, justru mengganggu proses perkuliahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia mengharapkan aksi teatrikal tersebut pada akhirnya akan sampai ke pihak birokrasi.

“Walaupun aksi ini tidak dilihat oleh PD II, saya berharap semoga aksi ini dapat viral dengan penyebarannya di media massa dan sampai ke PD II,” tutupnya.

Reporter: Rini Amriani dan Fernanda Venturini

Estetika Tim