Wed. Sep 23rd, 2020

DINGGAP MENGOTORI TEMBOK, SELEBARAN “FBS MENGGUGAT” DICABUT

Parangtambung, Estetika – Setelah sebelumnya  Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggalakkan gerakan “FBS MENGGUGAT”  dengan menempel selebaran di sekitar kampus FBS. Hari ini, Senin (11/9) selebaran-selebaran itu sudah tidak ditemukan lagi di area fakultas.

Fatmiati Nur, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FBS UNM memberikan pengakuan bahwa dia tidak mengetahui siapa yang mencabut selebaran dan apa penyebabnya,

“Kemarin malam itu adaji, baru tadi pagi dicabut semua. Baik itu mading, ataupun yang tertempel di tembok-tembok, semua dicabut. Saya kurang tahu kenapa itu dicabut dan siapa yang mencabut,” ungkapnya.

Fatmiati Nur (kiri), Presiden BEM FBS UNM tidak tahu menahu siapa yang mencabut selebaran” FBS Menggugat”, Senin (11/9). Foto: Suhartini Lestari/estetikapers.

Menanggapi pencabutan selebaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak diketahui, pihak BEM akan melakukan tindakan lebih lanjut,

“Kami akan menempel kembali selebaran itu dan lebih giat mengkampanyekan kondisi kampus teman-teman sekarang ini,” ujarnya.

Baca juga: LK FBS UNM Galakkan Gerakan “FBS Menggugat”

Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan (PD III), Abdul Halim saat ditemui reporter estetika, memberikan tanggapan mengenai pencabutan selebaran itu.

“Iya (dicabut). Karena dipasang dimana-dimana (disetiap tembok). Kenapa tidak pasang disitu (mading) saja. Jangan pasang ditembok, bikin kotor saja,” keluhnya.

Bekas-bekas pencabutan selebaran “FBS Menggugat” terlihat di tembok-tembok FBS (Ruang DH), Senin (11/9). Foto: Suhartini Lestari/estetikapers.

Ia pun menambahkan, tidak masalah untuk menempel di mading asalkan bukan di dinding atau tembok karena nantinya akan sulit untuk dibersihkan,

“Biarmi di mading asal jangan kotori tembok, setengah mati untuk dibersihkan dan dicat ulang,” lanjutnya.

Repoter : Nur Amalia Amir

Leave a Reply

Skip to toolbar