Fri. Oct 30th, 2020

CEK HASIL LOMBA PEKAN SASTRA II: 71 NASKAH LULUS KONTRIBUTOR

Makassar, Estetika –Panitia Pekan Sastra II Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPS Sasindo) mengumumkan peserta lomba yang lulus kurasi sebagai kontributor, Rabu (27/9). Terdapat 25 puisi, 25 cerpen, dan 21 esai yang lulus sebagai kontributor. Pengumuman juara setiap lomba dan penyerahan hadiah akan diserahkan di malam penganugrahan malam Pekan Sastra pada Sabtu, 28 Oktober 2017 di kampus Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM). Berikut nama-nama yang lulus kurasi:

Kategori Cerpen

1. Marta Widyawati (Ketika Orang-Orang Gila Melakukan Konferensi)

2. Wahyu Gandi (Mendengar Laki-Laki, Perempuan Yang Menulis Dan Menangis Karena Puisi)

3. Sri Rahayu (Krisis Etika Remaja Modern)

4. Umi Marfathonah (Pendosa-Pendosa Dalam Monolog Sri)

5. Ahmad Muhli Junaidi (Kota Santri Menjelma Dunia Liteasi)

6. Afandi Garudatama (Biogafi Pikiran)

7. Afandi Garudatama (Rencana Menumbangkan Penguasa)

8. Andi Fitrah Insaan (Pustaka Senja)

9. Alfian Dippahatang (Mereka Harus Bertarung Dalam Sarung)

10. Alfian Dippahatang (Bissu Muda)

11. Dwi Retno Sulistyawati (Hingga Suatu Masa)

12. Hardiansyah Abdi Gunawan (Dua Puisi, Tiga Kebebalan, Dan Satu Tragedi)

13. Muhammad Shodiq Masrur (Santet Dihari Lebaran)

14. Fanani Harahap (Untuk Ibu)

15. Kaisar Dm (Narasi Tentang Dua Pasang Bola Mata)

16. Munandar Harits Wicaksono (Aku Dan Etnisku Rohingya)

17. Filza Sigit Pratama (Punan)

18. Phe_Lelism (Hati Sang Pujangga)

19. Elinnurs Mila (Petani Sang Pahlawan)

20. Herani (Elegi Mbah Kersen)

21. Mega S Haruna (Perkara Sumber Air)

22. Andhika Risky Syaputra (The Reader)

23. Dinda Bektiani Lestari (Kambing)

24. Risna Arianti (Aroma Masa Lalu)

25. Syahrini (Lucya)

 

Kategori Esai

1. Wahyu Gandi (Meringkus Makna Puisi Dalam Perspektif Laki-Laki Yang Bersedih)

2. Zulkarnaen (Komersialisasi Orang Indonesia)

3. Al Azwar Rusman (Legalitas Dan Rasionalitas Perpu No  2 Tahun 2017 Dipertanyakan)

4. Khalimatus Sadiyah (Pengaruh Sastra Di Kehidupan)

5. Munandar Harits Wicaksono (Sastra, Antara Bungkus Dan Senjata)

6. Munandar Harits Wicaksono (Sastra Dan Senjata Bernama Pena)

7. Damayanti (Menulis  Dalam Kehidupan Manusia)

8. Ahmad Muhli Junaidi (Mencermati Sejarah Konspirasi Terhadap Umat Islam)

9. Filza Sigit Pratama (Penanaman Wawasan Multikultural Melalui Cerita Rakyat Kaltim Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter)

10. Filza Sigit Pratama (Pengajaran Sastra: Antara Kenyataan Dan Harapan)

11. Siti Mukaramah (Usia Yang Mulai Menua)

12. Eri Suradash Sinaga (Menumbuhkan Jiwa Sastra Di Kalangan Anak Muda Melalui Berbagai Media Di Zaman Reformasi)

13. Muhammad Arifin (Sastra Zaman Kini: Mendongeng, Budaya Yang Hampir Punah)

14. Muhammad Arifin (Kepergian Ahyar Anwar, Kematian Kesusastraan Parangtambung)

15. Ema Afriyani (Imbangilah Teknologi, Dengan Mengenal Sastra)

16. Ema Afriyani (Penjajahan Secara Halus)

17. Rahmawati (Pena Akhir Zaman)

18. Yose Rizal Triarto (Kala Sastra Meretas Kabut Kelam Sejarah 1965)

19. Wulani Cristi Hasanah (Menafsirkan Zaman Melalui Sastra)

20. Muhammad Sainal (Bijaklah Menggunakan Media Sbijaklah Menggunakan Media Sosial)

21. Avuan Muhammad Rizki (Budaya Sastra Tradisional Sebagai Inovasi Penggerak Generasi Muda Mewujudkan Sdg’s 2030)

 

Kategori Puisi

1. Muhammad Arifin (Ditikam Sepi)

2. Faisal Amal (Mencari-NYA)

3. Umi Marfathonah (Judul: Orang-Orang)

4. Wahyu Gandi G (Bontomate’ne)

5. Alfian Dippahatang (Batara)

6. H. Idris (Ketika Mimpi di Ketiak Para Bedebah)

7. Once Luliboli (Perempuan Jingga di Langit Adonara)

8. Fan Bets Duth (Perkenankan Aku Mengigatmu)

9. Agon Naada (Kidung Nyanyian Kampung Kuno)

10. Abdee Wahab (Perempuan dan Telpon Genggam)

11. Dinda Bektiani Lestari : / (Garis Miring)

12. Ujang Sanjaya (Era Digital)

13. Marta Widdey (Hetikan Percakapan Tentang Sang Maha)

14. Agus (Doa Air Mata

15. Wahyu Setiawan (Tiga Sajak dibawah Lampu Jalan)

16. Utia Mufliha (Puisiku Diariku)

17. Ahmad Muhli Junaidi (Berselimut Rindu Yang Tak Kunjung Tiba)

18. Yana Risdiana (Perjalanan Ombak)

19. Fitri Suryani (Teater Lampu Jalan)

20. Idris Lail (Maya)

21. Ulfiyah Afnian Sari (Saksi Bisu)

22. Yesi Kumala Sari (Pemijak)

23. Nindi Sheliana Putri Yunita (Liku Zaman)

24. Wanda Rizqi Amaliah (Terpecak Peluh Di Muka)

25. Nazwar Hamid (Musim Komedi)

 

Reporter: TIM Estetika

Leave a Reply

Skip to toolbar