Anggota Bestra FBS UNM memaparkan hasil penelitiannya di pengambilan NRB, Sabtu (13/5). Foto: INT

Parangtambung,Estetika – Bengkel Sastra(Bestra) Fakultas Bahasa dan Sastra(FBS) Universitas Negeri Makassar(UNM) mengadakan proses pengambilan nomor registrasi atau NRB dalam bentuk seminar di Panggung Daeng Pamatte, Sabtu (13/5). Hal ini merupakan salah satu syarat untuk menjadi anggota penuh atau keanggotaan seumur hidup di Bestra.

Acara ini bertujuan untuk melatih para calon anggota dalam melakukan penelitian untuk memahami kehidupan sebuah kebudayaan. Penelitian yang dipaparkan diantaranya kebudayaan Flores dan Kajang. Kegiatan ini dinilai langsung oleh dewan senior Ta’aruf Alam Bestra.

Anita Yulianti, salah seorang anggota Ta’aruf Alam mengapresiasi penelitian ini.

“Dengan adanya penelitian ini kita bisa mengangkat kearifan lokal budaya kita,” ungkapnya.

Ia pun berharap penelitian terkait kebudayaan akan selalu dikembangkan.

“Harapanku, semoga semakin banyak lagi yg selesaikan penelitian kebudahaan. Jangan sampai kebudayaanvkita tenggelam dalam peradaban. Kita tidak boleh apatis.

Lebih lanjut, “melainkan harus mencintai dan bangga akan kebudayaan-kebudayaan yang ada karena itu merupakan kekayaan negara kita. Kalau bukan kita yang mengangkat budaya kita sendiri, siapa lagi?”tutup mahasiswa angkatan 2016 ini.

Reporter: Elva

Estetika Tim